Berita Regional

Debt Collector Hampir Diamuk Massa Saat Tarik Agya Nunggak 12 Bulan, Pengemudi Teriak Maling

Debt collector di Bengkulu hampir saja menjadi sasaran amukan warga saat akan menarik mobil Agya yang sudah nunggak 12 bulan.

Editor: rival al manaf
(KOMPAS.COM/FIRMANSYAH)
Adu fisik antara pengendara mobil dengan debt collector di depan Mapolres Bengkulu 

TRIBUNJATENG.COM, BENGKULU - Debt collector di Bengkulu hampir saja menjadi sasaran amukan warga saat akan menarik mobil Agya yang sudah nunggak 12 bulan.

 Pasalnya pengemudi mobil Agya tersebut seketika berteriak maling saat debt collector mulai beraksi.

Beruntung peristiwa terjadi di depan Mapolres Bengkulu.

Polisi yang berada di lokasi kemudian menengahi masalah tersebut sebelum menjadi lebih runyam.

Baca juga: Prakiraan Cuaca Blora, Kamis 14 Juli 2022 Hujan Ringan Pada Sore Hari

Baca juga: Puisi Iman Budhi Santosa - Legenda Jembatan Jahanam

Baca juga: Kunci Jawaban Halaman 24 25 26 27 28 29 Pemimpin di Sekitarku Kelas 6 Tema 7 Buku Tematik

Baca juga: Alasan Tak Masuk Akal Pria Lempar Pemadam Kebakaran yang Terngah Padamkan Api dengan Gelas Kaca

Jalan di depan Mapolres Bengkulu mendadak heboh saat seorang pemilik mobil Agya bernama Yudha berteriak 'maling'. Kontan teriakan Yudha menarik perhatian sejumlah polisi, Rabu siang (13/7/2022).

Belakangan diketahui mobil milik Yudha hendak ditarik debt collector karena dituding menunggak 12 bulan.

Yudha mengendarai mobil Agya lalu diparkir di depan Mapolres Bengkulu. Seketika mobil tersebut dihampiri pihak leasing yang bermaksud untuk menarik mobil tersebut.

Penarikan mobil oleh sejumlah debt collector mendapat perlawanan dari Yudha adu fisik sempat terjadi, beruntung polisi turun tangan menengahi perkelahian itu.

Salah seorang petugas leasing, Horison menyebutkan, mobil menunggak 12 bulan dibeli dengan kredit.

"Sejak pembelian, mobil baru membayar 8 bulan. Kami mendapatkan surat dari perusahaan untuk menarik unit tertunggak ini," beber Horison.

Menurutnya mobil tersebut nunggak pegang gadai atau digadaikan pemiliknya pada Yudha.

Sementara Yudha yang membawa mobil menjelaskan, pemilik mobil tersebut adalah Baharudin.

Baharudin memiliki utang Rp 170 juta pada dirinya. Dari utang tersebut, dibayar dengan menggunakan sertifikat tanah. Sedangkan sisanya sebesar Rp 40 juta dibayarkan dengan satu unit mobil.

Baca juga: Ramalan Zodiak Cinta Hari Ini Kamis 14 Juli 2022, Leo Jangan Merasa Paling Benar

Baca juga: Inilah Sosok Roy Citayam Remaja Putus Sekolah Pacar Jeje Slebew yang Tolak Beasiswa Sandiaga Uno

Baca juga: Video Tahun Ajaran Baru, Penjualan Seragam Sekolah Meningkat 80 Persen

"Baharudin berhutang pada saya lalu menggadaikan mobil ini pada saya. Saya tidak ada urusan dengan leasing. Anda leasing berurusan dengan Baharudin. Maka saya tak izinkan kalian (debt collector) tarik mobil ini," ketus Yudha.

Guna menghindari hal yang tidak diinginkan, sejumlah anggota polisi membawa kedua pihak ke Mapolres untuk menyelesaikan persoalan.

Kasat Reskrim Polres Bengkulu, AKP Welliwanto Malau saat dikonfirmasi menyatakan, tidak ada laporan dari kedua belah pihak ke polisi. Namun menurut dia, kedua belah pihak diselesaikan dengan cara dimediasi.

"Tidak ada laporan, sepertinya dimediasi di penjagaan," tutup Kasat Reskrim. (*)

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved