Berita Karanganyar

Disdikbud Karanganyar Berlakukan Lima Hari Masuk Sekolah, Implementasi Kurikulum Merdeka

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Karanganyar mulai memberlakukan lima hari masuk sekolah pada jenjang pendidikan PAUD

Penulis: Agus Iswadi | Editor: Catur waskito Edy
TRIBUN JATENG/AGUS ISWADI
Suasana di SMPN 1 Karanganyar saat pendaftaran PPDB. 

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Karanganyar mulai memberlakukan lima hari masuk sekolah pada jenjang pendidikan PAUD, SD dan SMP. 

Kebijakan tersebut menindaklanjuti surat edaran Bupati Karanganyar Nomor 421/3.047.4 tentang penyelenggaraan kegiatan pendidikan pada satuan pendidikan di Kabupaten Karanganyar. 

Dalam surat edaran tersebut disampaikan, dalam rangka meningkatkan kualitas interaksi dan komunikasi peserta didik di lingkungan keluarga serta upaya peningkatan kapasitas manajemen pada satuan pendidikan, maka diperlukan pengaturan kegiatan pendidikan di satuan pendidikan, penyelenggaraan kegiatan pendidikan jenjang PAUD,SD dan SMP tahun ajaran 2022/2023 dilaksanakan selama 5 hari yakni Senin-Jumat dan ketentuan teknis penyelenggaraan kegiatan pendidikan selanjutnya dikoordinasikan dan dilaporkan kepada bupati melalui Disdikbud Karanganyar

Kepala Disdikbud Karanganyar, Yopi Eko Jati Wibowo menyampaikan, pemberlakuan lima hari masuk sekolah tersebut menindaklanjuti surat edaran bupati, masukan dari para guru serta mengimplementasikan kurikulum merdeka. Sehingga masuk sekolah yang semula 6 hari kini berubah menjadi 5 hari. 

"Kurikulum merdeka membanguan karakter anak, keunikan anak, sehingga anak perlu waktu lebih panjang untuk bersosialisasi di lingkungan masyarakat, pertimbangan beliau itu," katanya saat dihubungi Tribunjateng.com, Kamis (14/7/2022). 

Sementara itu Kepala SMPN 2 Matesih, Antik Sri Kustamti menerangkan jam kerja guru telah menyesuaikan pemberlakuan 5 hari masuk sekolah tersebut mulai hari ini. Perubahan 5 hari masuk sekolah tersebut nantinya akan disesuaikan dengan jam kerja guru dan jam pelajaran. 

Adapun jam kerja guru dimulai pukul 07.00-15.30 setiap Senin-Kamis dan pukul 07.00-11.30 pada hari Jumat. Sedangkan jadwal pembelajaran siswa juga mengalami penyesuaian dengan diberlakukannya 5 hari masuk sekolah tersebut. Siswa masuk sekolah mulai pukul 07.00-14.55 setiap Senin-Rabu, pukul 07.00-12.55 pada hari Kamis dan pukul 07.00-10.35 pada Jumat. 

"Materi (pembelajaran) nanti dipadatkan yang semula 6 hari jadi 5 hari. Jam pelajaran Sabtu dipindah pada hari lain," terangnya. 

Kendati demikian pihaknya akan mengirimkan surat edaran pemberitahuan pemberlakukan 5 hari masuk sekolah tersebut kepada orang tua murid. Dalam surat tersebut lanjutnya, juga disediakan kolom tanggapan dari orang tua terkait pemberlakuan 5 hari masuk sekolah. (Ais).

Baca juga: Polres Purbalingga Bekuk Pencuri Spesialis Rumah Kosong

Baca juga: Sirajuddin Suami Zaskia Gotik Digugat Perempuan Lain Karena Tak Mengakui Anak

Baca juga: Bapera Batang Ajak Ribuan Pelajar Gemar Menabung Sejak Dini

Baca juga: HEBOH! Warga Subah Batang Digegerkan Penemuan Mayat Dalam Karung, Diduga Korban Pembunuhan

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved