PMK

Pos Pantau Lalu Lintas Hewan Ternak Karanganyar Dibentuk, Tidak Punya SKH Silakan Balik ke Kota Asal

Pemkab Karanganyar mendirikan pos pantau lalu lintas hewan ternak dengan pengecekan berdasar SKH.

Penulis: Agus Iswadi | Editor: Daniel Ari Purnomo
Polres Karanganyar
Tim gabungan berjaga di pos pantau lalu lintas ternak di wilayah Gondosuli Kecamatan Tawangmangu Kabupaten Karanganyar, Kamis (14/7/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Polres Karanganyar bersinergi dengan instansi terkait dalam rangka pengawasan dan pemantauan terhadap lalu lintas ternak di wilayah perbatasan provinsi Jateng-Jatim tepatnya di wilayah Tawangmangu Kabupaten Karanganyar

Kasi Humas Polres Karanganyar, AKP Agung Purwoko menyampaikan, pos pantau ternak ini didirikan sebagai upaya antisipasi meluasnya penyakit mulut dan kuku (PMK). Dalam pengawasan lalu lintas ternak melibatkan Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan (Dispertan PP) serta Kodim 0727 Karanganyar.  

“Kita lakukan pemeriksaan dan pendataan hewan ternak yang melintas di Pos pantau untuk memastikan kondisi hewan dalam keadaan sehat," katanya saat dihubungi Tribunjateng.com, Kamis (14/7/2022). 

Sementara itu Kabid Peternakan Dispertan PP Karanganyar, Heri Sulistyo menambahkan, kendaraan pengangkut ternak yang melintas di wilayah perbatasan harus dilengkapi dengan surat kesehatan hewan (SKH). 

"Kalau tidak dilengkapi SKH diminta kembali, sapi yang sakit juga diminta kembali," ucapnya. 
Hingga saat ini capaian vaksinasi PMK di wilayah Kabupaten Karanganyar telah mencapai hampir 90 persen. Adapun Dispertan PP Karanganyar sebelumnya mendapatkan alokasi vaksin sejumlah 3.000 dosis. (Ais)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved