Berita Kecelakaan
Kecelakaan Maut di Perempatan Milo Semarang, Pengendara Satria FU Tewas Dihantam Mazda
Kecelakaan maut terjadi di perempatan Milo, Jalan Brigjen Katamso, Kota Semarang, Jumat (15/7/2022) sekira pukul 21.50 WIB.
Penulis: iwan Arifianto | Editor: rival al manaf
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Kecelakaan maut terjadi di perempatan Milo, Jalan Brigjen Katamso, Kota Semarang, Jumat (15/7/2022) sekira pukul 21.50 WIB.
Seorang pria muda usia sekira 20 tahun tewas setelah bertabrakan dengan mobil Mazda putih pelat H9372OY yang dikemudian bapak tua usia sekira 50 tahun.
Sewaktu kejadian korban mengendarai motor Satria Fu strip merah hitam pelat K4658KU.
"Iya korban meninggal dunia di lokasi kejadian," papar relawan Semarang, Khansa kepada tribunjateng.com.
Baca juga: Update Transfer Liga Inggris - Christian Eriksen Bersama Manchester United Hingga Juni 2025
Baca juga: IDI Harapkan Tarif MRI di RSUD Kudus Lebih Murah
Baca juga: Perpusda Kendal Kembali Digelontor Dana Rp 3 M, Komisi X Dorong Efisiensi Pemanfaatan Perpustakaan
Baca juga: Perpusda Kendal Kembali Digelontor Dana Rp 3 M, Komisi X Dorong Efisiensi Pemanfaatan Perpustakaan
Menurutnya, korban adalah perantau dari Tangerang.
Korban kerja di rumah makan Padang di Kota Semarang.
"Nama korban kurang tahu usia sekira 20 tahun, korban naik motor bersama rombongan teman nya mereka rencana mau jalan-jalan," katanya.
Ia menjelaskan, informasi dari warga , korban melaju dari utara ke selatan atau dari Jalan Dr Cipto ke Kompol Maksum.
Mobil Mazda dari timur ke barat atau dari Brigjen Katamso ke arah Simpang Lima.
Dugaan kecelakaan terjadi bermula ketika korban nekat melaju saat traffic light dari arah utara ke selatan belum menyala hijau.
Sebaliknya, lampu traffic light dari arah timur ke barat menyala kuning ke merah.
"Motor melaju kencang begitu pun mobil sehingga terjadi kecelakaan Mazda tabrak Satria," katanya.
Ia menjelaskan, korban sempat terlempar sekira lima meter.
Tubuh korban tergeletak di jalur barat ke timur.
Korban alami luka parah di kepala belakang ,patah kaki kiri, dan tangan kiri,