Kota Pekalongan

Damkar Kota Pekalongan Cek Sarana Proteksi Kebakaran di Perusahaan-perusahaan

Petugas Pemadam Kebakaran dari Satuan Polisi Pamong Pamong Praja, Pemadam Kebakaran, dan Penyelamatan (Satpol P3KP) Kota Pekalongan

Dinkominfo Kota Pekalongan
Ilustrasi- Petugas pemadam kebakaran sedang memeriksa sarana proteksi kebakaran pada instansi dan perusahaan di wilayah Kota Pekalongan. 

TRIBUNJATENG.COM,PEKALONGAN- Petugas Pemadam Kebakaran dari Satuan Polisi Pamong Pamong Praja, Pemadam Kebakaran, dan Penyelamatan (Satpol P3KP) Kota Pekalongan, melakukan inspeksi sarana proteksi kebakaran di sejumlah instansi dan perusahaan. 

Selama dua pekan terakhir, tercatat sudah ada 41 instansi yang menjadi sasaran pemeriksaan. 

Kepala Seksi Pencegahan dan Informasi Satpol P3KP Kota Pekalongan, Slamet Samuji mengatakan, inspeksi atau pemeriksaan ini menjadi upaya pencegahan terjadinya kebakaran. 

Ada sebanyak 41 instansi yang sudah dikunjungi. 

Antara lain Bank Mandiri Imam Bonjol, Bank Mandiri Hayam Wuruk, Bank Muamalat, Bank Jateng Syariah, SPBU Merdeka, SPBU Tamtama, dan SPBU Baros. 

"Upaya proteksi peralatan ini dilakukan agar instansi dan perusahaan siap jika sewaktu-waktu terjadi kebakaran dan alat yang ada bisa berfungsi," kata Samuji dalam rilis yang diterima tribunjateng.com, Selasa (19/7/2022).

Samuji mengatakan, meski sudah ada 41 instansi yang didatangi, tetapi angka tersebut baru menyentuh 25 persen sasaran keseluruhan. 

Dari pantauannya, masing-masing instansi karakteristik berbeda.

Paa intinya yang harus diperhatikan, jika bangunan tersebut bertingkat maka peralatan proteksi kebakaran harus lebih banyak. 

"Dari hasil inspeksi kami kemaren beberapa dikatakan cukup dan baik. Cukup artinya memenuhi standar untuk luasan sekian meter sesuai dengan jumlah apar," ungkapnya. 

Sementara yang menjadi objek pengecekan, antara lain adanya hidrant untuk proteksi gedung bertingkat, gedung luas, dan berpenghuni banyak. 

Petugas juga mengecek alarm peringatan kebakaran, jalur evakuasi, lebar gerbang dan portal untuk masuk mobil pemadam kebakaran.

Kemudian peralatan pemadaman sederhana seperti pasir dan karung.

"Adanya inspeksi ini, harapannya bisa memberikan edukasi ke pemilik atau pengelola gedung agar senantiasa menjaga, merawat dan memelihara proteksi kebakaran. 

Tapi juga tidak bisa lepas dari peran karyawan di sana yang harus siap dan bisa mengoperasikan apar," ujarnya. (*)

Baca juga: Doa Ketika Kehamilan Memasuki 4 Bulan, Saat Ruh Ditiupkan ke Janin

Baca juga: Jadwal Lengkap PSIS Semarang di Liga 1 2022-2023, Hadapi RANS Nusantara Pekan Ini

Baca juga: Rekap Taipei Open 2022, Komang Ayu Menang, Christian Adinata Gugur Lawan Tuan Rumah

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved