Berita Semarang

Penempatan Pedagang Johar Semarang Ke SCJ Diperkirakan Mundur

Penataan dan penempatan pedagang yang belum mendapat lapak di Pasar Johar Cagar Budaya maupun Pasar Kanjengan ke Shopping Center Johar (SCJ)

TRIBUN JATENG / EKA YULIANTI FAJLIN
Eskalator menuju lantai 3 Shopping Center Johar (SCJ) masih ditutup, Kamis (21/7/2022).  

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Penataan dan penempatan pedagang yang belum mendapat lapak di Pasar Johar Cagar Budaya maupun Pasar Kanjengan ke Shopping Center Johar (SCJ) diperkirakan akan mundur.

Sebelumnya, Pemerintah Kota Semarang menargetkan penataan pedagang ditargetkan pada Juni 2022. Namun, hingga kini penataan belum dilakukan. 

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi mengatakan, lelang proyek pembangunan SCJ sempat mundur. Sehingga, dimungkinkan penataan pedagang juga mundur. 

"Lelangnya saja mundur. (Penataan) kemungkinan mundur antara Agustus atau September," papar Hendi, sapaannya, Kamis (21/7/2022). 

Hendi memaparkan, saat ini pembangunan dan rencana penataan sedang berproses. Lapak SCJ di lantai 3 hingga 5 sudah dilakukan pembangunan.

Adapun finishing akan dilakukan pengecatan di bagian luar. Lapak di SCJ ini akan diperuntukkan bagi pedagang yang belum mendapatkan tempat di Johar Cagar Budaya maupun Kanjengan. 

"Itu berproses. Sudah dilakukan sekat-sekat. Nanti, finishingnya yang luar akan dicat putih," bebernya. 

Di sisi lain, Hendi menambahkan, Pemerintah Kota Semarang berupaya membuat Johar kembali ramai seperti sediakala.

Beberapa waktu lalu, Pemkot pernah membuat program yang mewajibkan para ASN belanja di Pasar Johar. Kemudian, berbagai agenda mulai digelar di Alun-Alun Johar.

Diharapkan, semakin banyak kegiatan di kawasan Johar akan mampu mendongkrak popularitas Pasar Johar. Dia menegaskan, kondisi Johar saat ini sudah berbeda dari lima tahun silam.

Berbagai kegiatan digelar di kawasan Johar tentu sebagai bagian dari promosi bahwa Johar saat ini sudah kembali beroperasi. 

"Semakin orang banyak datang ke Johar, harapannya para pedagang ini akan mendapat manfaat. Dampak positifnya orang akan datang, lihat barang bagus, beli.

Akhirnya, transaksi di Pasar Johar pasti akan terangkat," jelas Hendi. (eyf)

Baca juga: Sosialisasikan Gebyar Posyandu Untuk Penanganan Stunting di Kabupaten Tegal, Ini Pesan Wabup Ardie

Baca juga: BLK Beri Pelatihan Menjahit Pakaian Mulai Dari Nol‎

Baca juga: 4 Zodiak Mudah Bosan dengan Rutinitas Sehari-hari

Baca juga: Ratusan Warga Desa Bumiharjo Gruduk Balai Desa, Tolak Bakal Calon Dari Luar Desa

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved