Barcelona
Dibeli Mahal Sampai Ngutang, Lewandowski Masih Mandul di Barcelona, Xavi Ungkap Alasannya
Dibeli mahal - mahal hingga rela mengutang, Robert Lewandowski masih mandul di Barcelona.
TRIBUNJATENG.COM, SPANYOL - Dibeli mahal - mahal hingga rela mengutang, Robert Lewandowski masih mandul di Barcelona.
Seperti diketahui Barcelona masih mengutang gaji beberapa pemainnya seperti Frenkie de Jong.
Namun mereka menjadi tim paling boros di antara tim di 3 liga top Eropa pada bursa transfer musim ini.
Mandulnya Lewandowski mendapat tanggapan dari pelatih Barcelona Xavi Hernandez.
Baca juga: Barcelona Masih Butuh Dua Bek Anyar, Chelsea Mau Melepasnya?
Baca juga: BREAKING NEWS: Alphard Hitam Terbakar di Ungaran, Ini Potretnya yang Hanya Tersisa Rangka
Baca juga: Deal! Kounde Pilih ke Barcelona, Chelsea Ditikung 3 Kali
Tumpulnya Robert Lewandowski berlanjut ketika Barcelona menutup agenda pramusim di Amerika dengan menghadapi New York Red Bulls, Minggu (31/7/2022) pagi WIB.
Pada laga yang berlangsung di Red Bull Arena, New Jersey, Barca menang 2-0 dengan memainkan Robert Lewandowki sebagai starter.
Itu kali ketiga sang bomber turun sejak menit awal secara beruntun setelah masuk starting XI menghadapi Real Madrid dan Juventus.
Akan tetapi, sama seperti di dua partai sebelumnya, Robert Lewandowski masih gagal melesakkan gol perdana dengan seragam Barca.
Padahal, seperti dikutip BolaSport.com dari Sport.es, pemilik Sepatu Emas Eropa musim lalu itu memiliki 6 peluang bersih untuk mencetak gol saat menghadapi NY Red Bulls.
Peluang paling besar muncul di menit ke-24 ketika Lewandowski gagal menyarangkan bola meski berada di depan gawang kosong tanpa kawalan sama sekali.
Prosesnya diawali dengan akselerasi menawan Ousmane Dembele yang melakukan operan 1-2 dengan Frenkie de Jong di depan kotak lima meter.
Dembele melihat Lewandowski dalam keadaan bebas di sisi kirinya.
Umpan winger Prancis itu menjangkau sang bomber.
Alih-alih menembak langsung ketika gawang sedang kosong, Lewandowski mengontrolnya sejenak untuk mengganti sudut tembak.
Tindakan itu malah menyediakan waktu bagi kiper dan satu bek musuh untuk menutup pergerakannya.