Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Sragen

Lantik Enam Kades Antar Waktu, Bupati Sragen Pesan Tata Kelola Transparan Hingga Entaskan Kemiskinan

Enam Kepala Desa (Kades) Antar Waktu Kabupaten Sragen telah dilantik Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati di Pendopo Sumonegaran

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN – Enam Kepala Desa (Kades) Antar Waktu Kabupaten Sragen telah dilantik Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati di Pendopo Sumonegaran Rumah Dinas Bupati Sragen, Senin (1/8/2022).

Keenamnya ialah Kades Tegalombo, Kades Singopadu, Kadus Gentan Banaran, Kades Jenggrik, Kades Gilimargo dan Kades Glonggong.

Kepada mereka Yuni berpesan agar mereka segera merangkul semua komponen yang ada di desa desa untuk membangun desa. Seperti BPD, LP2MD, tokoh masyarakat dan tokoh agama.

Tata kelola desa yang transparan juga ditekankan Yuni kepada para Kades. Yuni mengatakan saat ini, sistem keuangan telah menggunakan siskeudes.

"Jangan dikira bisa main-main dengan dana yang ditransfer ke desa itu uang negara, uang untuk masyarakat uang yang harus dipertanggungjawabkan."

"Inspektorat Sragen penuh dengan dedikasi dan sangat luar biasa. Mereka berfungsi secara maksimal bukan inspektorat yang hanya melaksanakan tupoksi tidak bertanggung jawab," tegas Yuni.

Yuni meminta agar para kades bekerja secara transparan dan akuntabel mengelola dana jika tidak ingin didatangi inspektorat ke desa. Termasuk mengelola pendapatan asli desa yang kadang kala para Kades lalai dan abai untuk memasukkan ke dalam Siskeudes.

Yuni melanjutkan dengan adanya Siskeudes ini bertujuan untuk melindungi para perangkat dan Kades dalam menjalankan tugasnya.

Dari keenam Kades ini, diantaranya ada Kades lama yang kembali terpilih dan juga ada Kades baru. Selain itu Kades terpilih juga ada lulusan SMP hingga sarjana.

Meski lulusan SMP, Yuni meminta kepada seluruh Kades agar menguasai ilmu teknologi. Dirinya meminta agar para Kades tidak kalah dengan para perangkat desa.

"Saya persen pak lurah kuasai IT, jangan kalah dengan perangkat desa lulusan UGM lulusan sarjana. Ada tadi pak Lurah yang lulusan SMP, jangan kalah dengan perangkat desa," katanya.

Selanjutnya Yuni meminta agar para Kades mematuhi pimpinan. "Jika saya jika membuat aturan, itu untuk kebaikan desa jangan sekali-kali kalian bersekongkol dan membatah karena apa yang kami perintahkan itu pasti baik," lanjut dia.

Pesan selanjutnya ialah segera wujudkan visi misi yang sudah para Kades buat. Dirinya meminta agar segera memasukkan dalam RPJMDes agar visi misi terwujud.

Terakhir, Yuni meminta para Kades agar menggali pendapatan asli desa dan entaskan kemiskinan bersama dirinya sebagai bupati.

"Ayo entaskan kemiskinan bareng-bareng dengan saya, biar kita bisa keluar dari zona merah kemiskinan. Capek dikatain Kabupaten miskin dan tidak pernah kita beranjak, semoga tahun ini bisa keluar zona merah kemiskinan," tandasnya. (uti)

Baca juga: Bupati Datangi Menteri Perdagangan Bicara Kelas Ekspor Produk Blora

Baca juga: Kejurnas Paralayang di Kemuning Karanganyar Usai, Jabar Raih Juara 1 Bupati Cup

Baca juga: Sekda Jepara Serahkan SK Pensiun kepada 48 ASN: Pengabdian kepada Negara Jangan Berhenti

Baca juga: Belajar Asyik dengan Rumah Kata

TONTON JUGA DAN SUBSCRIBE:

Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved