Berita Semarang
CCTV Tambahan Tingkat RT Lagi Digarap, Diskominfo Kota Semarang: September Sudah Rampung
Diskominfo Kota Semarang telah menerjunkan tim untuk memetakan titik-titik di setiap RT yang perlu dipasang kamera pengintai.
Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: deni setiawan
Pasalnya, dari hasil pendataan yang dilakukan Diskominfo Kota Semarang, terdapat sejumlah NVR yang mati.
Sehingga, penambahan kamera menyesuaikan jumlah NVR yang masih berfungsi.
"Beberapa NVR mengalami kerusakan dan kami kira harus diganti secara unit."
"Sedangkan, kami tahun ini hanya melakukan pengadaan kamera."
"Kami sudah anggarkan pengadaan unit pada 2023," jelasnya.
Selain NVR yang mati, pihaknya juga mencatat, ada 2.200 kamera yang telah dipasang tahun sebelumnya dalam kondisi mati.
Ini karena rusak maupun penggunaan yang belum tepat, misalnya belum ditancapkan ke jaringan listrik.
Baca juga: BREAKING NEWS: Pedagang Ikan Tewas Tersambar Kereta di Cilosari Semarang, Motor Terseret 50 Meter
Menurutnya, kerusakan-kerusakan yang terjadi pada CCTV di setiap RT karena ketidakpahaman masyarakat terkait pemasangan ataupun perawatan.
Bahkan, masih ada beberapa penolakan dari warga terkait pemasangan ini.
Mereka tidak ingin rumahnya tersorot CCTV.
Ada pula penolakan karena tanggungan beban listrik.
Padahal, kebutuhan listrik untuk CCTV tergolong kecil.
Maka, hal ini perlu edukasi agar seluruh masyarakat saling menjaga dan merawat fasilitas yang telah disediakan Pemkot Semarang.
"Nanti, kami akan laksanakan edukasi kaitannya dengan CCTV karena ini menjadi kebutuhan bersama."
"Di masyarakat masih ada penolakan, misal karena rumahnya kesorot jadi tidak bebas, ada juga persoalan listrik."
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/soenarto-pemkot-semarang.jpg)