Berita Wonogiri

Pemuda Wonogiri Ditangkap Polisi Setelah Kedapatan Beli Ratusan Obat Terlarang via Online Shop

Seorang pemuda di Wonogiri, Jawa Tengah, ditangkap polisi setelah kedapatan membeli ratusan obat terlarang via online shop.

Tribunnews
ilustrasi narkoba 

TRIBUNJATENG.COM, WONOGIRI - Seorang pemuda di Wonogiri, Jawa Tengah, ditangkap polisi setelah kedapatan membeli ratusan obat terlarang via online shop.

BP alias Bagus (23) merupakan  warga Dusun Ngrau, Desa Tanjungsari, Kecamatan Tirtomoyo, Wonogiri.

Dia ditangkap Satuan Reserse dan Narkoba Polres Wonogiri.

Baca juga: Pengguna dan Pengedar Sabu-sabu Ditangkap di Wonogiri, Berawal dari Pesta Narkoba di Hotel

Kasubsi Penmas Humas Polres Wonogiri Aiptu Iwan Sumarsono yang dikonfirmasi Kompas.com, Senin (1/8/2022), membenarkan bahwa penangkapan Bagus terkait kepemilikan ratusan obat terlarang di kediamanya.

“Tersangka Bagus ditangkap Sabtu (30/7/2022) lalu di rumahnya di Desa Tanjungsari,” kata Iwan.

Polres Wonogiri menunjukkan ratusan obat terlarang yang disita dari tangan tersangka
Anggota Satresnarkoba Polres Wonogiri menunjukkan ratusan obat terlarang yang disita dari tangan tersangka Bagus warga Dusun Ngrau, Desa Tanjungsari, Kecamatan Tirtomoyo, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah. Pemuda ini ditangkap polisi setelah kedapatan membeli ratusan obat terlarang via online shop.

Iwan menuturkan, penangkapan Bagus bermula saat Unit Opsnal Satnarkoba Polres Wonogiri yang dipimpin Kasat Narkoba AKP Subroto melakukan penyelidikan di wilayah Kecamatan Tirtomoyo, Kabupaten Wonogiri, Sabtu (30/7/2022) pagi.

Tim mendapatkan informasi bahwa rumah salah satu warga Dusun Ngrau, Desa Tanjungsari, dicurigai digunakan bertransaksi obat-obatan terlarang.

Setelah diselisik lebih lanjut, tim mendapati Bagus memiliki dan menyimpan ratusan obat-obatan terlarang.

“Tersangka membeli ratusan obat-obatan terlarang melalui online shop dari Jakarta melalui handphone-nya,” tutur Iwan.

Terhadap fakta itu, polisi lalu menangkap Bagus dan mengamankan barang bukti berupa ratusan butir obat terlarang dari rumah tersangka.

Dari tangan tersangka Bagus, polisi menyita 10 tablet obat merek Atarax Alprazolam, 903 butir Trihexyphenidyl, dua butir Tramadol HCL, dan satu handphone merek Vivo.

Tersangka dijerat dengan Pasal 60 subsider Pasal 60 ayat ( 5 ) UU RI No. 5 Tahun 1997 tentang Psikotropika.

Sesuai pasal itu, tersangka diancam dengan pidana penjara paling lama 15 tahun dan pidana denda paling banyak Rp 200.000.000. (*)

 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Beli Ratusan Obat Terlarang via "Online Shop", Pria Asal Wonogiri Ditangkap Polisi"

Baca juga: Petugas Kamar Mayat Temukan Sabu di Kantong Pakaian Pecatan TNI yang Jadi Korban Kecelakaan

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved