Berita Pekalongan
Kuliner Pekalongan Jadi Sektor Unggulan, Beri Kontribusi PDB 30 Persen
Dinparbudpora Kota Pekalongan mencatat, kuliner Pekalonagan jadi sektor unggulan yang memberikan kontributor besar dalam produk domestik bruto (PDB)
Penulis: Fajar Bahruddin Achmad | Editor: m nur huda
TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga (Dinparbudpora) Kota Pekalongan mencatat, kuliner Pekalongan menjadi sektor unggulan yang memberikan kontributor besar dalam produk domestik bruto (PDB).
Kepala Bidang Pariwisata Dinparbudpora Kota Pekalongan, Retno Purnomo mengatakan, kontribusi sektor kuliner dalam PDB mencapai angka 30 persen.
Oleh sebab itu, perlu ada pengetahuan manajemen keuangan yang harus dipahami oleh para pelaku usaha kuliner.
Sehingga pihaknya memberikan pelatihan manajemen dan pengelolaan kuangan bisnis untuk pelaku kuliner yang telah dilaksanakan di Mesuem Batik, pada Rabu 3 Agustus 2022, kemarin.
“Kuliner ini menjadi sektor unggulan.
Sehingga kami berpikir jika subsektor ini yang didorong terlebih dahulu, sektor ekonomi lain akan mengikuti.
Seperti kriya, musik, videography, photography dan lainnya,” katanya.
Menurut Retno, jika suatu bisnis tidak dikelola dengan baik terutama dari sisi manajemen keuangan, maka dikhawatirkan eksistensinya tidak bertahan lama.
Ia berharap, pelaku usaha kuliner bisa meningkatkan kompetensi agar usahanya tetap eksis.
Mereka pun bisa saling berdiskusi antar sesama pelaku usaha, terutama kepada yang sudah berkembang.
"Kami berharap mereka bisa sharing knowledge, baik yang sudah ekspert dengan yang masih pemula.
Karena jika bisnis tidak dikelola dengan baik maka akan jadi bomerang kedepannya,” ujarnya.
Ketua TP PKK Kota Pekalongan, Inggit Soraya mengatakan, kuliner menjadi bisnis yang tetap berkembang dengan pesat walaupun berada di masa krisis, seperti pandemi Covid-19.
Karena makanan tetap menjadi kebutuhan pokok masyarakat.