Berita Kriminal
Pelaku Curanmor Nyamar Jadi Ojol Sempat Kelabuhi Warga, Ketahuan Gara-gara Hal Ini
Pelaku curanmor di Bandung menyamar sebagai ojek online saat beraksi. Upayanya itu sempat mengelabuhi warga.
TRIBUNJATENG.COM, BANDUNG - Pelaku curanmor di Bandung menyamar sebagai ojek online saat beraksi.
Upayanya itu sempat mengelabuhi warga, namun tidak untuk, jajaran Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Bandung.
Kelima pelaku pencurian sepeda motor ditangkap pada Jumat (5/8/2022) pukul 02.00 WIB.
Baca juga: Video Warga Semarang Bisa Ajukan Permohonan SKCK Online Pakai Aplikasi Libas
Baca juga: Video Warga Semarang Bisa Ajukan Permohonan SKCK Online Pakai Aplikasi Libas
Baca juga: Banaspati Bantah Lakukan Penjarahan di Kudus
Kelima tersangka tersebut yakni RMS (31), ANA (19), MWA (28), AE (30), dan RNA yang masih di bawah umur.
"TKP nya di Jalan Sukabirus STT Telkom, Desa Citeureup, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung. Aksinya sempat tertangkap CCTV dan ramai di media sosial," ujar Kapolresta Bandung Kombes Pol Kusworo Wibowo di Mapolresta Bandung, Senin (8/8/2022).
Para tersangka, kata dia, sengaja mengenakan jaket ojek online, sehingga masyarakat setempat tidak mencurigai aksi yang dilakukan tersangka.
"Mereka ini pakai jaket ojek online, itu modusnya, dan warga sekitar berhasil dikelabui dengan cara itu," bebernya.
Saat melakukan aksinya, tidak semua pelaku ikut serta. Saat itu, hanya dua orang yang melakukan aksi curanmor.
Kedua pelaku itu diamankan polisi yang sedang patroli.
"Mendapati adanya pelaku yang sedang menuntun kendaraan, anggota kami melihat bahwa motor tersebut tidak ada kunci yang menempel di motor," tutur Kusworo.
Mencurigai hal itu, petugas patroli langsung mendatangi keduanya dan menanyakan ihwal surat-surat dari kendaraan yang sedang dibawanya.
"Kemudian ditanya surat-surat tidak ada, ditanya berkaitan dengan kendaraan bermotor tersebut pelakunya tidak mengetahui. Akhirnya didapatkan pengakuan tersangka bahwa motor tersebut adalah motor curian," tambah Kusworo.
Setelah kedua tersangka diamankan, jajaran Satreskrim Polresta Bandung melakukan pendalaman.
Dari pengakuan kedua tersangka, diketahui ada 3 tersangka lainnya yang melalukan aksi serupa.
"Jadi ada 3 yang lain yang pernah melakukan aksi bersama di dekat kampus STT Telkom, wilayah kostan yang jadi sasaran," tutur dia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Ilustrasi-OjolKompascomFathan-Radityasani.jpg)