Berita Blora

Sulit Dapat Pupuk Subsidi, Firman Soebagyo Minta Kartu Tani Dihapus

Firman nilai kartu tani justru mempersulit petani untuk mendapatkan pupuk bersubsidi.

Penulis: ahmad mustakim | Editor: sujarwo
TRIBUNMURIA/AHMAD MUSTAKIM
Anggota Komisi IV DPR RI, Firman Soebagyo saat ditemui tribunmuria.com menilai keberadaan kartu tani justru mempersulit petani untuk mendapatkan pupuk bersubsidi. 

TRIBUNMURIA.COM, BLORA – Anggota Komisi IV DPR RI, Firman Soebagyo menilai keberadaan kartu tani justru mempersulit petani untuk mendapatkan pupuk bersubsidi.

“Khususnya di Blora malah tidak membantu dan cenderung mempersulit petani untuk mendapatkan pupuk bersubsidi,” ucap Firman Soebagyo kepada tribunmuria.com, Jumat 12 Agustus 2022.

Persoalan pupuk bersubsidi di Blora memang menjadi masalah klasik.

Petani sangat kesulitan untuk mendapatkan pupuk bersubsidi dikarenakan banyaknya persyaratan. Kemudian pola pendistribusiannya yang kurang pas.

“Kehadiran Kartu Tani itu kan seharusnya menjadi jembatan bukan malah mempersulit,” tegas Firman Soebagyo.

Sistem kartu tani yang bersarat rigid menjadi kendala untuk para petani.

Khususnya di Kabupaten Blora yang notabene banyak petani konvensional.

“Secara teknis, banyak petani di Blora yang masih kolonial artinya usianya di atas 50 tahun, sedangkan mereka (petani) tinggal di pedesaan dan terkendala masalah teknis seperti akses internet dan masih banyak lagi,” terang Firman Soebagyo.

Menurutnya, keberadaan kartu tani tidak hanya di Blora namun skala nasional perlu untuk dilakukan evaluasi.

“Perlu untuk dilakukan evaluasi karena masalah yang muncul dilapangan banyak sekali,” tambah Firman Soebagyo.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved