Kamis, 4 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Semarang

Bendungan Pleret, Kanal Air Tertua di Kota Semarang yang Penuh Nilai Historis 

Bendungan Pleret yang terletak di Kecamatan Semarang Barat yang menahan aliran Kali Garang ternyata berusia 143 tahun.

Tayang:
Penulis: budi susanto | Editor: m nur huda
Tribun Jateng/ Budi Susanto
Kondisi Bendungan Pleret atau Bendungan Simongan yang ada di wilayah Simongan Semarang Barat, Selasa (16/8/2022). Bendungan tersebut merupakan kanal air tertua yang ada di Kota Semarang. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Bendungan Pleret yang terletak di Kecamatan Semarang Barat yang menahan aliran Kali Garang ternyata berusia 143 tahun.

Kanal air tersebut adalah Bendungan Simongan, atau dikenal oleh warga Kota Semarang Bendungan Pleret.

Dari sejumlah sumber seperti De locomotief, Samarangsch handels-en advertentie-blad, 14-03-1885. Bendungan Pleret sudah aktif sejak 1879.

Bendungan itu dibangun untuk mengatasi banjir yang acapkali melanda Kota Semarang di era 1800 an.

Pembangunan Bendungan Pleret dilakukan olah pemerintahan Hindia Belanda.

Bendungan itu juga menjadi program pemerintahan Hindia Belanda dalam hal kanalisasi sungai di Kota Semarang.

Selain mengatasi banjir, kanalisasi yang dibuat oleh Hindia Belanda juga untuk mengairi area persawahan.

Meski berumur ratusan tahun, namun Bendungan Pleret masih berdiri kokoh sampai sekarang.

Bahkan menurut beberapa penggiat sejarah Kota Semarang, Bendungan Pleret menjadi bendungan pertama yang dibangun di Kota Semarang.

"Awal kanalisasi dan pembangunannya ada di wilayah Simongan, dan saat itu disebut bandjir kanaal atau banjir kanal yang sekarang Bendungan Pleret," jelas satu di antara pegiat sejarah Kota Semarang, Joseph Army Sadhyoko, Senin (16/8/2022).


Di dekade terakhir, Joseph menjelaskan, pemerintah Hindia Belanda juga memikirkan keseimbangan ekosistem sungai.


"Maka selang 10 tahun dari 1879 bendungan banjir kanal timur dibangun, untuk mengatasi banjir dan dimanfaatkan sebagai sumber pengairan," katanya.


Selain menjadi bendungan pertama di Kota Semarang, di sekitar Bendungan Pleret juga tercatat menjadi titik para pejuang menghadang pasukan Belanda.


Titik tersebut ada di Jembatan Kaligarang yang ada di aliran Kali Harang sisi utara Bendungan Pleret.


Jembatan dan aliran Kali Garang menjadi titik vital untuk menahan pasukan Belanda dan armada tempurnya.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved