Selasa, 5 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Cara Agar Penderita Diabetes Tidak Mudah Lelah

Cara agar penderita diabetes tidak mudah merasa lelah. Sebagian besar mereka merasa lelah sepanjang waktu terlepas dari seberapa baik mereka tidur, s

Tayang:
Penulis: Ardianti WS | Editor: galih permadi
Tribunnews.com
Cara Agar Penderita Diabetes Tidak Mudah Lelah 

TRIBUNJATENG.COM -  Cara agar penderita diabetes tidak mudah merasa lelah.

Sebagian besar mereka merasa lelah sepanjang waktu terlepas dari seberapa baik mereka tidur, seberapa sehat mereka makan, atau seberapa banyak mereka berolahraga secara teratur.

Penelitian telah menunjukkan bahwa hingga 61 persen orang yang baru-baru ini didiagnosis dengan kondisi mengalami kelelahan. Namun, kelelahan tidak hanya terjadi pada mereka yang menderita diabetes.

Ini juga dapat terjadi pada orang dengan kadar gula darah normal atau prediabetic jika mereka mengalami lonjakan gula darah mereka secara tiba-tiba.

Ketika tubuh mengalami lonjakan kadar gula darah, tubuh memberikan respon dengan mencoba memproduksi cukup insulin untuk menyeimbangkannya.

Berikut cara agar penderita diabetes tidak mudah lelah:

Manajemen rasa lelah

Manajemen kelelahan diabetes sangat penting bagi mereka yang menderita diabetes tipe 1 dan tipe 2.

Mungkin sulit untuk mengelola kondisi, terutama pada awalnya, tetapi bukan tidak mungkin untuk dilakukan.

Cara terbaik untuk mengelola gejala atau komplikasi penyakit adalah dengan berkonsultasi dengan dokter.

Mereka dapat membantu mengatasi kelelahan dan gejala lainnya dengan mendorong perubahan gaya hidup seperti diet sehat, lebih banyak olahraga, teknik manajemen stres, dan kebersihan tidur yang lebih baik.

Cara Mengidentifikasi Lonjakan Gula Darah

Kelelahan dikaitkan dengan segudang kondisi lain, serta hanya kehidupan sehari-hari dan stres lainnya, sehingga saja tidak dapat memberi tahu Anda apakah Anda mengalami lonjakan gula darah.

Penderita diabetes dianjurkan untuk mengawasi kadar gula darah mereka untuk mendeteksi perubahan mendadak. Ini adalah salah satu cara mereka dapat mengidentifikasi kapan lonjakan gula darah terjadi.

Penyebab paling umum dari gula darah tinggi(hiperglikemia) adalah produksi insulin yang tidak tepat.

Insulin adalah hormon yang bertugas mengatur kadar gula darah, dan jika tidak diproduksi pada tingkat yang cukup tinggi atau sama sekali, itu dapat menyebabkan kadar gula darah tinggi.

Ada beberapa alasan mengapa kadar insulin dalam tubuh tidak memadai, termasuk di antaranya adalah ;

Makan terlalu banyak
Tidak berolahraga
Stres
Tidak menerima cukup insulin dari pengobatan
Memiliki pompa diabetes yang tidak berfungsi
Memiliki insulin yang tidak efektif dalam mengelola kadar gula darah 
Faktor risiko lain yang harus dipertimbangkan termasuk berat badan, usia, riwayat merokok, kadar kolesterol, dan tingkat tekanan darah. Ini semua dapat berkontribusi pada diabetes.

Untuk seseorang tanpa diabetes, kadar insulin tidak mungkin dipertimbangkan sama sekali.

Inilah sebabnya mengapa dapat membantu untuk menyimpan log makanan dan mencatat tingkat kelelahan atau gejala lain setelah setiap kali makan.

Jika kelelahan umumnya diatur setelah makan, itu bisa menjadi tanda bahwa itu dikaitkan dengan kadar gula darah.

Jika ini terjadi, itu mungkin menunjukkan bahwa seseorang harus menindaklanjuti dengan dokter mereka dan memeriksa kadar gula darah mereka.

Cara Mencegah Lonjakan Gula Darah

Lonjakan gula darah yang menyebabkan kelelahan dapat dihindari menggunakan strategi tertentu, termasuk:

1. Makan makanan seimbang

Dengan menyeimbangkan makronutrien seperti karbohidrat, lemak, dan protein, lonjakan gula darah dapat dihindari.

Makanan terbaik untuk dipilih adalah makanan yang dicerna secara perlahan dan termasuk quinoa, kacang-kacangan, buah segar, dan produk susu. Dengan mengonsumsi jenis makanan ini, kadar gula darah akan naik lebih lambat dan dengan cara yang lebih stabil.

2. Olahraga teratur

Olahraga telah terbukti membantu menjaga kadar gula darah tetap terjaga jika dilakukan secara rutin.

Jenis latihan tidak terlalu penting, dan latihan intensitas tinggi dan intensitas sedang memberikan hasil yang sama. Endokrinologi umumnya merekomendasikan orang berolahraga setelah makan.

3. Hindari karbohidrat kompleks

Makan karbohidrat olahan seperti roti putih, gula meja, dan sereal sarapan semuanya dapat menyebabkan lonjakan gula darah karena cepat dicerna.

Karbohidrat kompleks, di sisi lain, tidak.

4. Mengonsumsi vitamin dan mineral

Memastikan Anda mendapatkan semua nutrisi yang dibutuhkan tubuh Anda juga dapat membantu mengontrol kadar gula darah, terutama dalam hal magnesium dan kromium. Penelitian telah menunjukkan bahwa menggabungkan magnesium dengan kromium dapat meningkatkan resistensi insulin dan dengan demikian membantu mengurangi lonjakan kadar gula darah.

5. Hindari stres

Stres dapat memainkan peran besar dalam kadar gula darah. Untuk menghindari lonjakan gula darah yang disebabkan oleh peningkatan tingkat stres, Anda dapat mempraktikkan teknik manajemen stres seperti meditasi, yoga, atau jurnal.

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved