SMK PSM Randublatung Usung Nasionalisme dalam Karnaval, Tampilkan Karyanya Kostum dan Tari
Semarakkan HUT ke-77 Kemerdekaan RI, Kecamatan Randublatung mengadakan karnaval.
Penulis: amanda rizqyana | Editor: sujarwo
Alifa Nur Fitri, S.I.Kom., M.I.Kom., selaku Ketua YPI PSM Randublatung menyatakan keberagaman yang ditampilkan dalam karnaval seperti semboyan Bhinneka Tunggal Ika.

"Kita mengambil tema ini dengan maksud bahwa kita sebagai penerus bangsa jangan sampai lupa pada perjuangan pahlawan yang mengorbankan nyawa untuk merebut kemerdekaan," terangnya.
Alifa menambahkan, karnaval ini diharapkanempersatukan semua perbedaan yang ada sehingga kita bisa menjadi bangsa yang besar, kuat dan kokoh.
Ia mengapresiasi usaha siswa siswi dan guru yang konsisten dalam menguatkan nasionalisme dalam sebuah karya.
"Konsistensi SMK PSM Randublatung dalam menanamkan nilai cinta tanah air ini luar biasa, sebelumnya dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tema ini juga diusung,
Veronika, siswa SMK PSM Randublatung sekaligus peserta karnaval mengaku antusias mengikuti kegiatan karena karnaval ini menjadi pelipur rindu akibat absen selama dua tahun terakhir merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia.
"Seru banget karnaval tahun ini setelah absen 3 tahun tidak ada Karnaval karena pandemi virus corona. Alhamdulillah saya dapat berkesempatan menampilkan Tari Kipas Pakarena Sulawesi Selatan," ujarnya.
Ia menambahkan dalam penampilannya ia berkolaborasi tidak hanya dengan 1 penampilan daerah tapi juga dengan penampilan daerah lain seperti penampilan tari daerah Papua, Bali, dan Madura.
Ia menambahkan, pengemasan penampilan SMK PSM Randublatung bagus. (*)