Kamis, 16 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Semarang

Dinas Perdagangan Akan Segera Selesaikan Penataan Pedagang Johar Semarang

Dinas Perdagangan Kota Semarang masih terus berupaya menempatkan pedagang ke kawasan Pasar Johar baru secara maksimal.

TRIBUN JATENG / EKA YULIANTI FAJLIN 
Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang, Nurkholis  

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Dinas Perdagangan Kota Semarang masih terus berupaya menempatkan pedagang ke kawasan Pasar Johar baru secara maksimal. Penataan dilakukan menyesuaikan kondisi pasar yang ada saat ini. 

Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang, Nurkholis menjelaskan, akan segera menindaklanjuti arahan Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, untuk segera menempatkan pedagang yang hingga kini belum mendapatkan lapak. Penataan dilakukan sesuai mekanisme. 

"Yang pertama kami menindaklanjuti apa yang disampaikan Pak wali. Kami akan berusaha sebisa mungkin segera menempatkan pedagang ke kawasan Pasar Johar. Kami sesuai aturan. Sepanjang bisa dilakukan segera ya kami segera. Kami berupaya semaksimal mungkin untuk mengisi," jelas Nurkholis, Rabu (24/8/2022). 

Menurutnya, pedagang yang kini belum masuk ke Pasar Johar baru disebabkan dua hal. Pertama, sebagian pedagang sebenarnya telah mendaftar melalui sistem pendaftaran e-pandawa. Namun saat ada penempatan, mereka belum berkenan menepati lapak. Secara otomatis, lapak yang tidak ditempati diperuntukkan bagi pedagang yang bersedia menempatinya. 

Kedua, sebagian pedagang memang belum terdaftar pada sistem e-pandawa. Hal itu disebabkan beberapa kendala, misalnya karena izin yang dikantongi adalah dasaran terbuka. Sementara, Pasar Johar baru tidak tersedia dasaran terbuka melainkan hanya los dan kios. Sehingga, pedagang dengan perizinan dasaran terbuka hingga kini memang belum dilakukan penempatan 

"Di johar belum ada dasaran terbuka. Adanya kios dan los. Kalau pedagang dasaran terbuka dimasukan ke kios atau los otomatis akan ada protes dari pedagang lain," jelasnya. 

Rencananya, sambung Nurkholis, pedagang pancakan dan dasaran terbuka akan ditempatkan di Shopping Center Johar (SCJ). Pembangunan SCJ lantai 3 hingga 5 memang sudah dilakukan oleh Dinas Penataan Ruang (Distaru).

Hanya saja, Dinas Perdagangan perlu melakukan persiapan untuk menghitung lapak di SCJ serta berapa pedagang yang dapat ditampung disana. Selain itu  pihaknya tetap memikirkan akses bagi pedagang maupun pembeli mengingat kondisi lift dan eskalator masih belum diperbaiki. 

"Kalau tidak difasilitasi lift dan eskalator akan menjadi persoalan juga. Sedangkan, lantai 1 dan 2 saat ini masih dikuasai pibak ketiga. Ini juga menjadi pemikiran," paparnya. 

Menanggapi permintaan pedagang untuk menunda undian penataan gelombang dua hingga penataan gelombang pertama beres, Nurkholis menampung usulan tersebut.

Dia akan segera menyelesaikan penataan pedagang yang memiliki izin kios dan los untuk bisa menempati lapak-lapak yang kosong di Johar sesuai zonasi, termasuk permintaan pedagang konveksi agar pedagang kacamata di Johar Utara pindah ke lantai atas.

Pihaknya akan mengundang semua kelompok baik kacamata dan konveksi untuk koordinasi agar tidak ada persoalan. 

Di sisi lain, dia meminta pedagang yang mengantongi izin dasaran terbuka tetap bersabar menunggu penataan di SCJ. 

"Kami berupaya semaksimal mungkin lapak-lapak yang kosong diisi asal sesuai zonasi dan status yang dimiliki, sedangkan dasaran terbuka harus masuk gelombang kedua," terangnya. 

Sebelumnya, Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi meminta Dinas Perdagangan tegas dalam melakukan penataan. Dia meminta lapak yang tidak ditempati sesuai hasil undian e-pandawa bisa diperuntukkan bagi pedagang yang belum mendapatkan rempat.  

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved