Berita Kudus

Ketua NU dan Muhammadiyah Kudus Sepakat: Pemberantasan Judi Harus Konsisten

Ketua PCNU Kudus, KH Asyrofi Masyitho, mengatakan pemberantasan judi oleh pihak kepolisian tidak perlu ada instruksi dari atasan

Penulis: Rifqi Gozali | Editor: muslimah
Istimewa
Ketua PCNU Kudus, KH Asyrofi Masyitho 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) dan Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Kudus sepakat pemberantasan judi dilakukan oleh pihak kepolisian dilakukan secara konsisten.

Tidak melulu harus ada instruksi dari atasan.

Ketua PCNU Kudus, KH Asyrofi Masyitho, mengatakan pemberantasan judi oleh pihak kepolisian tidak perlu ada instruksi dari atasan. Sebab, hal itu sudah jelas melanggar aturan dan kepolisian punya wewenang untuk melakukan penindakan.

"Tugas Polisi menegakkan aturan sehingga tidak perlu ada instruksi. Tapi kan kalau ada instruksi saya kira lebih baik," kata KH Asyrofi, Rabu(24/8/2022).

Asyrofi mengatakan, dalam pemberantasan penyakit masyarakat termasuk judi menjadi tanggung jawab bersama.

Akan tetapi, khusus kepolisian utamanYA Kapolres bisa memberikan instruksi pada bawahannya supaya supaya komitmen dalam memberantas penyakit masyarakat.

"Di tingkat kabupaten semua Kapolres memberikan instruksi pada bawahannya agar segala penyakit yang ada di masyarakat bisa segera dituntaskan," tandas dia.

Perihal pemberantasan judi, katanya, di Kudus harusnya lebih awal tanpa harus ada instruksi.

Supaya Kudus yang notabene sebagai kota santri bisa menjadi contoh bagi daerah lain.

"Saya yakin polisi di Kudus sudah bisa melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya. Dan harus mengawali semua program di kepolisian untuk memberantas penyakit masyarakat itu," kata dia.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved