Berita Blora

Ngaji Selapanan Jadi Pembuka Serangkaian Haul Sunan Pojok Blora

Ngaji selapanan menjadi pembuka serangkaian Haul Sunan Pojok di Alun-alun Blora. 

Penulis: ahmad mustakim | Editor: sujarwo
TRIBUNMURIA/AHMAD MUSTAKIM
Bupati Blora Arief Rohman, Ketua PC GP Ansor Blora Ahmad Jusuf, Ketua MDS Rijalul Ansor Syifaun Niam, Pengasuh Pesantren Sabilurrosyad Banjarejo Kyai Subhan Masyhuri, serta peziaroh Sunan Pojok saat ngaji selapan kemarin malam. 

TRIBUNMURIA.COM, BLORA – Ngaji selapanan menjadi pembuka serangkaian Haul Sunan Pojok yang berada tepat di sisi Alun-alun Blora. 

Acara untuk memperingati wafatnya Syeh Abdurrohim atau Sunan Pojok itu diawali dengan Ngaji Kitab Sulam Taufik oleh Kyai Subhan Masyhuri, Pengasuh Pesantren Sabilurrosyad Mojowetan, Banjarejo. 

Kegiatan didahului dengan pembacaan sholawat dan maulid Nabi. 

Peserta ngaji dan para pengunjung makam Sunan Pojok ikut larut dengan lantunan sholawat yang dipimpin M Yasin. 

Bupati Blora Arief Rohman yang hadir di tengah pembacaan maulid nabi pun ikut menyatu dengan peserta ngaji lainnya.

Bupati Blora Arief Rohman, Ketua PC GP Ansor Blora Ahmad Jusuf, Ketua MDS Rijalul Ansor Syifaun Niam, Pengasuh Pesantren Sabilurrosyad Banjarejo Kyai Subhan Masyhuri, serta peziaroh Sunan Pojok saat ngaji selapan kemarin malam.
Bupati Blora Arief Rohman, Ketua PC GP Ansor Blora Ahmad Jusuf, Ketua MDS Rijalul Ansor Syifaun Niam, Pengasuh Pesantren Sabilurrosyad Banjarejo Kyai Subhan Masyhuri, serta peziaroh Sunan Pojok saat ngaji selapan kemarin malam. (TRIBUNMURIA/AHMAD MUSTAKIM)

Setelah sholawatan, Bupati mengajak para peserta ngaji untuk menjadi solusi atas krisis pangan yang terjadi, yakni dengan serius mengembangkan pertanian.

"Krisis pangan dan energi menjadi isu dunia. Kami (Pemkab Blora, Red) komitmen untuk mengembangkan sektor peternakan dan pertanian. Karena itu penting. Karena nafas di Blora ya pertanian dan peternakan," ucap Bupati Arief rohman, Selasa 23 Agustus 2022.

Salah satu wujud komitmennya adalah dengan menghadirkan berbagai kampus ke Blora. 

Kampus-kampus itu diajak mengatasi kemiskinan di Blora salah satunya dengan jalur pertanian dan peternakan.

"Bertani itu keren. Potensi kita luar biasa. Jika serius untuk garap bakal bermanfaat. Nanti bisa juga diisi ngaji pertanian oleh Gus Sub (Subhan Masyhuri, Red) yang sudah ahli di bidang tersebut," tutur Arief Rohman. 

Sementara itu, Kyai Subhan Masyhuri dalam pemaparannya menyebutkan manusia bisa menjadi perantara turunnya rezeki dari Allah. 

"Setiap rezeki memang dari Allah. Tapi perantaranya bisa melalui manusia. Contohnya untuk mendapatkan nasi, harus ada petani yang menanam, terus diolah sedemikian rupa sehingga bisa jadi Nasi atau makanan dalam bentuk lain," jelas Kyai Subhan Masyhuri

Dirinya mengajak kepada peserta untuk serius dalam bertani. 

"Selapanan ini bisa menjadi media untuk kita saling berinteraksi dan berbagi ilmu," tegas Gus SubSub sapaan akrabnya. (*) 

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved