Berita Purwokerto
26 Makam Dalam Kota Purwokerto Penuh, Akibat Penataan Kurang Sesuai dan Pembangunan Kijing
Penataan makam yang kurang sesuai membuat sejumlah lahan pemakaman di Purwokerto penuh.
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: Catur waskito Edy
TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO -- Penataan makam yang kurang sesuai membuat sejumlah lahan pemakaman di Purwokerto penuh.
Dari 105 makam setidaknya terdapat 26 makam di kawasan Purwokerto yang sudah penuh.
Kabid Pengembangan Permukiman, Dinas Perumahan dan Permukiman (Dinperkim) Kabupaten Banyumas, Sudarsono mengatakan, data itu berdasarkan pendataan tempat makam yang dilakukan awal tahun 2022.
"Selain itu di lahan pemakaman banyak dibangun kijing.
Penuh bukan berarti, tidak bisa tapi sulit untuk mencari ruang untuk pemakaman," katanya.
Adapun tujuan pendataan adalah memotret kebutuhan lahan pemakaman.
Penataan yang tidak sesuai ditambah dengan dibangunnya kijing membuat kapasitas tanah makam tidak maksimal.
Terkait kondisi tersebut pihaknya sudah siapkan beberapa opsi.
Pertama adalah pemerintah daerah harus menyediakan lahan pemakaman baru.
Warga Kranji Khawatirkan Tak Kebagian Lahan Pemakaman
Warga RT 7 RW 5 Kelurahan Kranji, Kecamatan Purwokerto Timur, Iwan Hadi (45) mengatakan merasa was-was dengan kondisi tersebut.
Hal itu karena Tempat Pemakaman Umum (TPU) Sitapen dekat rumahnya masuk daftar makam yang sudah penuh.
"Memang penuh.
Karena penataan dulu kurang tertata," ungkapnya kepada Tribunbanyumas.com, Jumat (26/8/2022).
Ia mengakui pemakaman di wilayahnya penuh disebabkan karena banyaknya yang membangun kijing di tanah pemakaman.