Berita Kesehatan
Alat Kesehatan Elektromedik Mindray Mulai Diproduksi di Indonesia, Gandeng DV Medika
Mindray sebagai penyedia solusi kesehatan global meresmikan kerja sama strategis dengan produsen alat kesehatan DV Medika.
Penulis: Idayatul Rohmah | Editor: deni setiawan
TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Sejalan misi pemerintah dalam meningkatkan produksi alat kesehatan di dalam negeri, Mindray sebagai penyedia solusi kesehatan global meresmikan kerja sama strategis dengan produsen alat kesehatan DV Medika.
Melalui kemitraan ini, DV Medika akan mulai memproduksi beberapa produk Mindray untuk didistribusikan ke seluruh Indonesia.
Baca juga: Alasan SP PT Djarum Gelar Edukasi Kesehatan Pekerja Perempuan, Kaitan Tingginya Angka Kematian Ibu?
Baca juga: Mindray Bermitra dengan DV Medika Mendukung Ketahanan Pelayanan Kesehatan Dalam Negeri
"Ini komitmen kami dari DV Medika dan Mindray untuk penguatan ketahanan nasional di bidang alat kesehatan."
"Kami yakin ini adalah langkah awal dan kami berkomitmen menghasilkan produk-produk berkualitas dalam negeri dan men-support pemerintah dalam meningkatkan ketahanan nasional di bidang alat kesehatan," ujar CEO PT D&V International Makmur Gemilang (DV Medika), Steven Lee.
Hal itu disampaikannya saat peresmian fasilitas produksi dan peluncuran perdana alat kesehatan elektromedik Mindray di Fasilitas Manufaktur D&V Medika Kawasan Industri Kendal (KIK), Sabtu (27/8/2022).
Disebutkan lebih lanjut, melalui kemitraan ini menjadikan Mindray sebagai salah satu perusahaan alat kesehatan multinasional pertama yang memproduksi produknya di Indonesia.
Beberapa produk patient monitoring dan life support Mindray akan diproduksi seperti pompa syringe, pompa infus, meja operasi, dan docking station.
Adapun seluruh produk akan diproduksi di pusat manufaktur baru tersebut dengan luas area mencapai 1.000 m2.
"Prosuk-produk berikutnya nanti juga akan kami kolaborasikan, karena memang potensi market di Indonesia sangat besar," terang Steven.
Sementara itu, Steven menambahkan, pendistribusian produk akan diprioritaskan di dalam negeri.
Namun ke depan, kata dia, tidak menutup kemungkinan produk juga dipasarkan ke luar seperti negara-negara ASEAN.
"Produk yang kami produksi memang produk yang sudah dipesan rumah sakit pemerintah di Indonesia."
"Target market saat ini adalah market domestik, meskipun kami pernah ada pembicaraan apabila ada kapasitas produksi yang baik, bukan tidak mungkin bisa ke luar seperti negara-negara ASEAN," jelasnya.
Baca juga: Menteri Kesehatan Malaysia Kunjungi Perkebunan Ganja di Thailand untuk Belajar
Baca juga: Patut Diacungi Jempol! Para Pelajar Beri Hak Pendidikan dan Kesehatan Anak Marjinal di Kota Lama
Presiden Direktur Mindray Indonesia, Chris Zhang menambahkan, Mindray berusaha untuk membuat layanan kesehatan yang terjangkau.
Disamping itu juga memastikan ketersediaan perangkat yang diperlukan, sumber daya manusia yang terlatih, serta biaya yang dinilai masuk akal.