Berita Semarang

Seorang Pegawai Bapenda Kota Semarang Dikabarkan Hilang, Sudah Sepekan Tak Masuk Kantor

Seorang pegawai Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Semarang, Iwan Budi, dikabarkan hilang

Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: muslimah
dok Pemkot Semarang
Foto pegawai yang hilang serta keneradaan terakhir yang terpantau dari CCTV. 

Kariernya juga bagus. Sepertinya tidak ada apa-apa.

Keluarga juga menyampaikan tidak ada permasalahan. Jadi, kami masih abu-abu semua," terangnya.

Foto pegawai yang hilang serta keneradaan terakhir yang terpantau dari CCTV.
Foto pegawai yang hilang serta keneradaan terakhir yang terpantau dari CCTV. (dok Pemkot Semarang)

Lenih lanjut, Iin menambahkan, Iwan Budi merupakan pejabat fungsional bidang dua di Bapenda Kota Semarang.

Sementara waktu, dia menugaskan pelaksana tugas (Plt) untuk menggantikan tugas-tugas pegawai yang dikabarkan hilang tersebut.  

"Itu itungannya memang tidak masuk tanpa izin. Terkait toleransi kami belum tahu.

Kami sudah laporkan ke BKPP. Nanti kami koordinasi lebih lanjut dengan BKPP karena ada aturan-aturannya. Harapan kami segera ditemukan dalam kondisi sehat," jelas Iin. 

Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan (BKPP) Kota Semarang, Abdul Haris menambahkan, seorang aparatur sipil negara (ASN) yang tidak masuk selama tiga hari berturut-turut tanpa izin bisa dikenai sanksi hukuman disiplin baik ringan, berat, atau sedang sesuai undang-undang disiplin ASN.

Namun, terkait kasus hilangnya pegawai Bapenda ini, pihaknya masih menunggu berita acara dari kepolisian. 

"Ada berita kehilangan dari kepolisian, baru kami telusuri. Apakah yang bersangkutan hilang atau ada indikasi lain.

Kalau dinekati tidak masuk kerja ada aturan disiplin, tapi kalau ada permasalahan sendiri, misal kekerasan atau apa prosesnya beda," paparnya. 

Pihaknya bersama Bapenda terus berkoordinasi dengan kepolisian terkait pencarian pegawai tersebut.

Pihaknya perlu mengetahui terlebihdahulu keterangan dari kepolisian untuk mengambil tindakan. 

"Hilang atau menghilang kami cari tahu dulu. Kemarin kami tanyakan ke keluarga sudah dilaporkan ke kepolisian. Inilah yang kami tunggu perkembangannya," katanya. (eyf) 

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved