Berita Semarang

UMKM Tococo Chips Mampu Kelola Keuangan Usai Ikuti Pelatihan dari Balatkop Jateng dan BHMTC 

Pelatihan manajemen usaha dan keuangan sangat berdampak positif bagi para pelaku. UMKM.

Penulis: Idayatul Rohmah | Editor: sujarwo
Ist/Alfito Yoro Yudistiro
UMKM Tococo Chips asal Wangon, Banyumas, Jawa Tengah. 

TRIBUNJATENG.COM - Pelatihan manajemen usaha dan keuangan yang diadakan oleh Balatkop Dinkop Jateng bersama Bio Hadikesuma Management Training Center sangat berdampak positif bagi para pelaku UMKM.

Satu di antaranya adalah pemilik UMKM Tococo Chips asal Wangon, Banyumas, Jawa Tengah.

Usaha yang dibangun oleh Alfito Yoro Yudistiro ini mampu menghasilkan omset lebih banyak usai mengikuti pelatihan level 2 dari Balatkop yang digelar di Hotel Sala View Solo beberapa waktu lalu.

Dalam pelatihan tahap 2 ini, Alfito serta UMKM lain diajarkan tentang pembenahan sejumlah kesalahan yang dilakukan dalam mengelola usaha.

Mulai dari menentukan harga pokok produksi, riset pasar untuk menentukan segmen customer, pencatatan keuangan hingga membuat target penjualan.

"Ilmu selama mengikuti pelatihan MUK 2 sangat berguna bagi usaha saya. Khususnya di manajemen keuangan, dimana di level 2 ini merupakan tindak lanjut dari MUK level 1, dilevel 2 saya mendapatkan ilmu akuntasi yang mudah dipahami bagi UMKM," ucap Alfito kepada Tribunjateng.com. Ilmu akuntansi yang diajarkan dalam pelatihan ini pun sedikit berbeda dari ilmu akuntasi pada umumnya.

Para peserta dilatih untuk memahami akuntansi logika.

"Dimana saya belajar banyak mengenai ilmu akuntasi, yang berbeda dengan saya belajar akuntasi disekolah, Mas Bio mengajarkan akuntasi dengan logika dapat diterapkan secara nyata. Sehingga saya mengerti alur akuntasi bagi usaha saya," paparnya.

Selian itu, ia dan peserta lain juga diajarkan untuk menentukan market share dan market size. 

Dari pelatihan ini, kini Alfito menyadari jika selama ini teknik yang ia gunakan dalam usaha masih salah.

Pasalnya, ia kerap mengabaikan pentingnya keuangan dalam usaha.

Tak hanya mendapat banyak pemaparan, Alfito dan UMKM lainnya juga langsung diajari praktik penerapan ilmu.

Usai mendapat pelatihan, usahanya camilan keripik kelapa khas Banyumas miliknya mengalami peningkatan.

Mulai dari kenaikan jumlah pesanan dan juga omset.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved