Fokus
Fokus: Rivalitas Kentut!
Belum usai kasus meninggalnya suporter PSS Sleman, Aditya Eka Putranda, Minggu (28/8/2022), bentrokan kembali terjadi sesuai laga Persis Solo melawan
Penulis: galih permadi | Editor: m nur huda
Bukan adu chant, koreo, dan prestasi akhirnya adu emosi dan kebencian yang akhirnya berakhir ke perkelahian dan bentrokan.
Sudah saatnya suporter Indonesia berubah pandangan. Jangan menjadikan rivalitas seperti kentut, bisa terendus tapi sulit dibuktikan. Suporter berjanji rivalitas hanya 90 menit pertandingan, namun belum bisa membuktikan setelah laga antarsuporter tetap akrab dan damai. Tentu berharap tak ada suporter yang menjadi korban lagi. (*/tribun jateng cetak)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/wartawan-tribun-jateng-galih-permadi.jpg)