Berita Regional
Kapolres Ponorogo Ungkap Korban Penganiayaan di Ponpes Gontor Ternyata Tak Hanya Satu Santri
Kapolres Ponorogo AKBP Catur Cahyono Wibowo mengatakan korban penganiayaan santri Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) tak hanya 1 orang.
TRIBUNJATENG.COM, PONOROGO - Polisi terus menyelidiki kasus penganiayaan santri Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG).
Fakta baru terungkap.
Korban ternyata lebih dari satu.
Baca juga: Santri Meninggal Diduga Dianiaya, Ponpes Gontor Awalnya Ngaku Almarhum Kelelahan Seusai Kemah
Sementara, pelaku penganiayaan santri Gontor bak misteri karena sampai saat ini polisi belum mengumumkan nama terduga pelaku.
Lantas, kapan sosok pelaku penganiayaan santri Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) dibongkar?
Berikut ulasan Tribunnews.com.
Tak Hanya 1 Korban, Selain AM yang Tewas Ada 2 Lagi yang Dirawat
Kapolres Ponorogo AKBP Catur Cahyono Wibowo mengatakan korban penganiayaan santri Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) tak hanya 1 orang.
Selain AM, remaja asal Palembang yang meninggal, ada 2 orang lagi yang jadi korban.
Jadi, jumlah total ada tiga santri yang menjadi korban dalam kasus penganiyaan santri Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG).
"Total ada tiga orang korban, satu Meninggal Dunia, dua sehat dan sudah mengikuti kegiatan belajar mengajar, seperti biasa," kata Catur, Rabu (7/9/2022).
Lebih lanjut, hingga kini Polres Ponorogo telah mengamankan lima barang bukti.

Polisi Kirimkan Tim ke Palembang, Jasad AM, Santri Gontor yang Tewas Akan Diautopsi
Dalam kesempatan itu, Polres Ponorogo disebut Catur mengatakan telah mengirimkan tim ke Palembang, Sumatera Selatan, ke rumah korban AM.
Tim yang berangkat berjumlah 20 personil dan dipimpin langsung oleh Kasatreskrim Polres Ponorogo AKP Nikolas Bagas Yudi Kurnia.