Kamis, 7 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Banyumas

Senam Bersama Peringati Haornas 2022 di Banyumas, 1.540 Kuliner Tradisional Dibagikan Gratis

Masyarakat Kecamatan Somagede, Banyumas bersemangat memperingati Hari Olahraga Nasional (Haornas) 2022 dengan senam bersama di Lapangan Kanding. 

Tayang:
Penulis: Imah Masitoh | Editor: Catur waskito Edy

TRIBUNJATENG.COM, BANYUMAS - Hari Olahraga Nasional (Haornas) 2022 jatuh pada hari ini Jumat, (9/9/2022).

Masyarakat Kecamatan Somagede, Banyumas bersemangat memperingati Hari Olahraga Nasional (Haornas) 2022 dengan senam bersama di Lapangan Kanding. 

Diikuti berbagai unsur elemen di Kecamatan Somagede dari instansi pemerintah, grup senam, hingga siswa sekolah dilibatkan mengikuti senam. 

Dengan instruktur senam dari Sanggar Senam SR Fit Studio Somagede, masyarakat bersemangat mengikuti senam aerobik. 

Saptono selaku Camat Somagede mengatakan momentum Hari Olahraga Nasional kali ini menjadi pengingat pentingnya budaya olahraga di masyarakat. 

"Ini menjadi momentum kita semua untuk mengingatkan akan pentingnya budaya olahraga di tengah-tengah masyarakat sebagai pondasi utama untuk meningkatkan pola hidup sehat bagi seluruh warga masyarakat," ucapnya. 

Terlebih disaat situasi pandemi olahraga menjadi hal yang dibutuhkan tak lain untuk meningkatkan daya tahan tubuh. 

"Situasi pandemi saat ini menempatkan olahraga menjadi sesuatu yang krusial untuk itu kami mengajak semua elemen untuk menyuarakan dan menyemarakan ayo olahraga untuk mencapai masyarakat yang sehat dan produktif," tambahnya. 

Tidak hanya senam, momentum Hari Olahraga Nasional kali ini dimanfaatkan pemerintah Kecamatan Somagede untuk menjadi ajang menggiatkan potensi unggul yang dimiliki yakni kuliner. 

Total 1.540 makanan tradisional, terdiri dari 770 kupat landan dan 770 mendoan yang menjadi kuliner merakyat masyarakat di Somagede dibagikan secara gratis. 

Kupat landan atau ketupat landan merupakan kuliner yang terbuat dari beras seperti halnya ketupat pada umumnya. 
Bedanya, ketupat biasa yang berwarna putih namun kupat landan ini memiliki warna khas yakni merah. 

Warna merah pada kupat landan dihasilkan dari air saringan dari abu pelepah batang pohon kelapa yang digunakan untuk merebus kupat landan sehingga menghasilkan warna yang merah. 

Kupat landan memiliki beberapa keunggulan selain warnanya yang unik, ketupat ini dinilai memiliki rasa khas, tekstur yang lebih empuk, dan lebih tahan lama. 

Agus Priyanto Kasubbag Umum dan Kepegawaian Kecamatan Somagede mengatakan kupat landan merupakan produk unggulan masyarakat Somagede. 

"Ini akan menjadi ciri khas produk Somagede yang nantinya akan menjadi unggulan seperti halnya getuk goreng yang sudah terkenal. Kita harapkan kupat landan menjadi produk lokal unggulan yang dapat bersaing dengan daerah lain," ungkapnya. 

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved