Berita Kriminal

Garang Saat Merampas, 2 Polisi Gadungan di Pekalongan Tertunduk Lesu saat Digelandang Kasat Reskrim

Dua polisi gadungan di Pekalongan, Lampung Timur merampas ponsel pelajar. Akibatnya dua pemuda yang mengaku polisi itu ditangkap.

Editor: rival al manaf
Tribunlampung.co.id/Dok Polsek Pekalongan
Polres Lampung Timur berhasil tangkap dua polisi gadungan usai minta uang dan bawa kabur ponsel pelajar di Pekalongan. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Dua polisi gadungan di Pekalongan, Lampung Timur merampas ponsel pelajar.

Akibatnya dua pemuda yang mengaku polisi itu ditangkap polisi sungguhan tak lama setelah korban melapor. 

Dua polisi gadungan di Lampung Timur itu juga sempat minta uang ke korban usai ponselnya diminta.

Beruntung dua polisi gadungan itu berhasil diamankan anggota Polres Lampung Timur usai tindakan menipu korbannya yang masih pelajar.

Baca juga: Raih Womens Drift Challenge IDS, Negin: Saya Berharap Banyak Drifter perempuan Ikut Kompetisi

Baca juga: Hasil Pemeriksaan Lie Detector Bharada E, Disebut Jujur Ungkap Penembak Brigadir J 2 Orang

Baca juga: Viral Jembatan Ambruk Saat Prosesi Peresmian, para Pejabat Tersungkur, Warga Malah Bersorak

Kedua pelaku berinisial RA (22) warga Desa Negara Nabung, Kecamatan Sukadana dan FU (23) warga Dusun Karang Siyo, Desa Negara Nabung, Kecamatan Sukadana. 

Dan korbannya pelajar berinisial FW (15) warga Dusun I, Desa Adi Jaya Kecamatan Pekalongan, Kabupaten Lampung Timur. 

Hal tersebut disampaikan Kasat Reskrim Polres Lampung Timur, Inspektur Satu Johannes Erwin Parlindungan Sihombing, Sabtu (10/9/2022). 

"Kejadian tersebut terjadi pada Senin (18/7/2022) lalu, pukul 21.30 WIB, di Lapangan Merdeka Pekalongan Desa Pekalongan Kec Pekalongan," ujarnya. 

Ia mengatakan, korban FW pada saat itu sedang berhenti di lapangan tersebut.

"FW bersama tiga rekannya, sedang berhenti sambil menelpon di pinggir lapangan," ucapnya.

 Lalu, pelaku yang berjumlah dua orang, menghampiri korban yang pada saat itu melintas di lapangan Pekalongan.

"Lalu, korban dihampiri kedua pelaku yang mengaku anggota polisi, yakni RA dan FU," lanjutnya. 

Lalu, kedua pelaku meminta handphone FW dengan alasan akan memeriksa hp korban dan HP 3 rekannya.

"Kemudian, hp milik korban dipinjam kembali oleh kedua pelaku, dengan alasan untuk mendokumentasikan kegiatan," paparnya. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Lampung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved