Berita Solo

Muktamar ke-48 Muhammadiyah dan Aisyiyah di Solo, Banyak Para Menteri Antre Ingin Diundang

Sejumlah menteri antre untuk terlibat dalam kegiatan pembukaan Muktamar Muhammadiyah.

Penulis: Muhammad Sholekan | Editor: sujarwo
tribun jateng/fiq
Ilustrasi. Mendag Zulkifli Hasan dan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, serta Ketua PW Muhammadiyah Jateng Dr Tafsir dan Ketua PW Aisyiyah Jateng Dr Umul Baroroh saat bersiap melepas ribuan peserta jalan sehat menyongsong Muktamar Muhammadiyah-Aisyiyah ke-48 di depan Kantor Gubernur Jawa Tengah, Jalan Pahlawan kota Semarang, Minggu (11/9/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Sejumlah menteri Kabinet Indonesia Maju mengantre untuk terlibat dalam kegiatan pembukaan Muktamar ke-48 Muhammadiyah dan Aisyiyah di Stadion Manahan Solo pada (18/11/2022) mendatang. 

Selain itu, Presiden Joko Widodo juga akan dijadwalkan untuk membuka acara muktamar yang digelar setiap 5 tahunan oleh ormas Islam yang berdiri sejak Tahun 1912 tersebut.

Ketua Penerima Peserta Muktamar, Sofyan Anif mengungkapkan, selain Presiden Jokowi yang akan membuka Muktamar ke-48 Muhammadiyah dan Aisyah, banyak menteri yang ingin hadir di muktamar kali ini. 

"Kami biasanya hanya mengundang Menteri Agama dan Dalam Negeri. Tapi banyak yang meminta untuk diundang baik melalui Mas Gibran (Wali Kota Solo, red) atau kepada saya pribadi," ucap Sofyan usai rapat koordinasi dengan Wali Kota Solo di Rumah Dinas Lodji Gandrung, Senin (12/9/2022).

Sofyan menyebutkan, selain fasilitas di Kota Solo, pihaknya telah menyiapkan fasilitas untuk para menteri di Kota Semarang. 

Hal itu dikarenakan ketersediaan kamar hotel di Kota Solo hingga bulan November telah penuh.

"Saya kira layanan hotel hingga bulan November sudah habis, karena seluruh peserta pasti menginap. Para menteri nanti ke depannya kami larikan ke Semarang," ucap pria yang juga Rektor Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) tersebut.

Dia menyampaikan, bersama panitia lain, pertemuannya dengan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka adalah untuk membahas pengamanan yang mulai dilakukan menjelang muktamar yakni pada 12 hingga 20 November 2022. 

"Mas Wali juga menganggap persiapan sudah cukup matang. Dia setuju dengan teknis seperti rundown, pendirian tribun penataan tamu VVIP dan VIP, hingga peserta penggembira yang kami paparkan," ungkapnya.

Dia menambahkan, pada 17 November 2022, sebanyak 3 juta peserta akan datang ke Solo. Mereka adalah peserta yang bertugas sebagai tim penggembira.

"Paling tidak 3 juta orang yang akan datang ke Solo mulai 17 November. Dari Makassar akan berangkat dengan pada 16 November menggunakan 10 kapal," tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved