Berita Semarang

Meriah, Begini Momen Ganjar dan Zulhas di Jalan Sehat Pramuktamar Muhammadiyah

Mendag Zulkifli Hasan dan Gubernur Jateng ikut meramaikan jalan sehat zero sampah.

Penulis: Muhammad Fajar Syafiq Aufa | Editor: sujarwo
Meriah, Begini Momen Ganjar dan Zulhas di Jalan Sehat Pramuktamar Muhammadiyah
Tribun Jateng/Muhammad Fajar Syafiq Aufa
Mendag Zulkifli Hasan dan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo sebelum membuka acara jalan sehat zero sampah di depan Kantor Gubernur Jawa Tengah, Minggu (11/9/2022).

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Mendag Zulkifli Hasan dan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo ikut meramaikan jalan sehat zero sampah yang diselengarakan oleh Pengurus Wilayah Muhammadiyah Jateng dan Aisyiyah Jateng, dalam rangka Pramuktamar Muhammadiyah, Minggu (11/9/2022)

Ketua Pimpinan Muhammadiyah Wilayah Jawa Tengah Tafsir mengatakan, Kegiatan hari ini merupakan satu diantara gebyar Muktamar Muhammadiyah dan Aisyiyah ke-48 dimulai dari (18/9/2022) sampai (28/9/2022) yang akan dilaksanakan di Surakarta.

"Ini diikuti oleh seluruh kabupaten di Jawa Tenggah rata-rata 10 ribu peserta, tetapi sampai jam 20:00 WIB yang terdaftar cuman 517 ribu dan mungkin lebih katanya," ucapnya

Dirinya berharap, Dengan adanya kegitan ini, semoga masyarakat lebih tahu bahwa Muhammadiyah akan mengadakan muktamar.

"Masyarakat bisa memberikan suport dan juga bantuan terkait pelaksanaan muktamar yang akan mendatang," ungkapnya

Mendag Zulkifli Hasan dan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo sebelum membuka acara jalan sehat zero sampah di depan Kantor Gubernur Jawa Tengah, Minggu (11/9/2022).
Mendag Zulkifli Hasan dan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo sebelum membuka acara jalan sehat zero sampah di depan Kantor Gubernur Jawa Tengah, Minggu (11/9/2022). (Tribun Jateng/Muhammad Fajar Syafiq Aufa)

Sementara itu Mendag Zulfikar Hasan mengugkapkan, Muhammadiyah adalah satu diantara bapak kandung Indonesia, karena sudah ada sejak tahun 1912 dan Negara Indonesia ada ditahun 1945

"Jadi sebelum ada ormas, muhammadiyah sudah ada. Jadi bapak kandungnya republik ya, Muhammadiyah dan Nahdatul Ulama dan lain lain," ucapnya

Agar Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama terus berkembang, mengiringi dan mengayomi kita bersama, Dirinya  menitipkan dua ormas tersebut pada gubernur bupati dan pemerintah pusat hal itu agar Negara Indonesia sebagai negara yang beragam itu kokoh.

"Karena Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama yang melahirkan, itu tidak mau menggangu dan itu tidak mungkin, (hanya) mau Indonesia maju supaya moderat, tengah, warsatya yang ingin indonesia itu maju," harapnya

Dirinya sebagai sorang kader akan mendukung. Lanjutnya, seluruh masyarakat yang datang, agar dapat mengkampanyekan muktamar kepada masyarakat luas serta partisipasi yang luas sehingga dapat sukses di Jawa Tengah

"Dimanapun selalu datang dan hadir untuk mendukung," jelasnya

Sementara Ganjar pranowo berharap Muktamar ke-48 Muhammadiyah dan Aisyiyah itu nanti dapat berjalan lancar. Juga dapat menggerakkan perekonomian di Soloraya karena diperkirakan akan ada sekitar 2 juta orang yang mengikuti.

"Kira-kira 2 juta akan menghadiri muktamar di Solo.  Saya sampai membayangkan ini nanti tidurnya di mana, tapi ternyata Hotel penuh, nanti akan ada sekolah-sekolah dipakai. Alhamdulillah dukungan masyarakat di Soloraya sudah siap," tutupnya

Captions: Mendag Zulkifli Hasan dan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo sebelum membuka acara jalan sehat zero sampah di depan Kantor Gubernur Jawa Tengah. (*)

 

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved