Berita Kudus

Museum Kretek Kudus Terima Hibah 26 Dokumentasi Sejarah

Ahli Waris Keluarga Perusahaan Rokok Kretek Tjap Saboek Kudus Menyerahkan Koleksi Sejarah 1920-an

Penulis: Saiful Ma'sum | Editor: raka f pujangga
TRIBUNJATENG/Saiful Ma'sum
Keluarga Perusahaan Rokok Kretek Tjap Saboek memperlihatkan beberapa koleksi sejarah untuk diserahkan kepada UPTD Museum dan Taman Budaya Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Kudus, Rabu (14/9/2022). 

TRIBUNMURIA.COM, KUDUS - Museum Kretek Kudus menerima hibah koleksi sejarah dari ahli waris keluarga perusahaan rokok Kretek Tjap Saboek berupa 26 dokumentasi (foto koleksi) sejarah era tahun 1920-1930-an, tiga buah piring bertuliskan Rokok Tjap Saboek, dan 9 buah cap produk.

Beberapa koleksi sejarah tersebut diserahkan perwakilan generasi keempat keluarga Nur Hamid, Alfons Ramadhan Alexandri bersama anggota keluarga lain kepada Kepala UPTD Museum dan Taman Budaya pada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Kudus, Yusron, Rabu (14/9/2022) selepas Sosialisasi Museum Kretek di @HOM Hotel.

Alfons mengatakan, 26 dokumentasi yang diserahkan merupakan potret-potret kegiatan dan bangunan sejarah era 1920-an. Beberapa di antaranya diperkirakan diambil di atas tahun 1930-an.

Dia menerangkan, kutipan sejarah berupa foto merupakan hasil refotografi dokumentasi asli yang diperbesar agar lebih terlihat jelas ketika dicetak.

Pihaknya juga menyerahkan tiga buah koleksi piring cantik, dan sembilan cap rokok yang pernah eksis pada masanya. 

"Saya mewakili keluarga, kami sampaikan kutipan sejarah dan barang-barang sejarah. Mudah-mudahan segala bentuk barang yang kami berikan jadi edukasi terkait sejarah di Museum Kretek," terangnya. 

Alfons menambahkan, dari puluhan dokumentasi yang diberikan, ada potret produksi rokok, kegiatan-kegiatan lain, dan juga beberapa potret bangunan produksi. 

Setelah itu, Alfons berharap, koleksi-koleksi itu bisa menambah wawasan edukasi terkait sejarah kretek di Kabupaten Kudus 

"Saya mulai mendengarkan cerita dari kakek sekitar 2005. Waktu itu masih SMP, sedikit-sedikit jadi tahu bagaimana sejarah dari keluarga kami," ujarnya.

Kepala UPTD Museum dan Taman Budaya Kudus, Yusron menyampaikan, beberapa koleksi yang diterima bakal dikomunikasikan dengan pihak Museum Ranggawarsita Semarang, untuk dilakukan pengkajian keaslian koleksi.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved