Berita Semarang

Praktik Nakal Pemasaran Perbankan, Sebar Data Pribadi Masyarakat Untuk Penuhi Target

Pada praktiknya, membagikan data pribadi dan nomor telepon seseorang untuk keperluan perbankan pun seperti hal lazim

Penulis: budi susanto | Editor: muslimah
GUERNSEY PRESS
Ilustrasi 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Praktik perbankan tak sesuai dengan jargon Perlindungan Data Pribadi (PDP) masih sering terjadi.

Pada praktiknya, membagikan data pribadi dan nomor telepon seseorang untuk keperluan perbankan pun seperti hal lazim.

Meski sudah ada Permen Nomor 20 Tahun 2016 yang mengatur PDP, namun kondisi di lapangan berbeda 360 derajat.

Bahkan hingga RUU PDP terbaru kembali digodok praktik tersebut masih terjadi.

Baca juga: Data Mahasiswa UMK Kudus Bocor, Beredar di Situs Bjorka Jual Data

Baca juga: PNS Bapenda Semarang Iwan Budi Dibunuh Dulu Sebelum Dibakar, Ini Teori Polisi Soal Dugaan Mutilasi

"Take Over" acapkali jadi kode untuk menyebarkan data nasabah oleh pemasaran perbankan.

"Misalnya ada nasabah yang terkendala pembayaran, kami berikan data mereka ke perbankan lain atau istilahnya take over," ucap Mulyono satu di antara tim pemasaran bank milik pemerintah kepada Tribunjateng.com, Kamis (15/9/2022).

Diberikannya data pribadi tersebut agar nasabah meminjam ke bank lain, guna melunasi tanggungannya.

"Setahu saya belum ada aturan yang melarang hal tersebut, jadi masih banyak yang melakukannya," ucapnya.

Ia mengatakan, setelah memberikan data pribadi, pihak bank akan menghubungi nomor telepon tersebut.

"Pastinya ditawari kredit atau produk lainnya. Kemungkinan nomor telepon tersebut juga akan disebar lagi," jelasnya.

Meski demikian Mulyono mengaku, jika aturan PDP diterapkan dengan sanksi berat, telemarketing perbankan tidak akan menyebar data pribadi.

"Kami juga dikejar target, namun jika aturan tersebut diterapkan ya mau bagaimana lagi, kami pasti mengikuti dari pada dipecat," tambahnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved