Berita Kriminal

Curi ATM di Toko Kelontong Baleharjo Sragen, Noferdi Foya-foya dengan Uang Rp 33 Juta

Noferdi (31) domisili Dukuh Mangen, RT 22, Desa Baleharjo, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sragen, berhasil diringkus unit Reskrim Polsek Sukodono

Penulis: Mahfira Putri Maulani | Editor: muslimah
Polres Sragen
Anggota Polsek Sukodono ketika melakukan olah TKP di toko kelontong milik korban, Muhammad Rizky Romadhoni (34) di Dukuh Sridarto, RT 01, Desa Balejaharjo, Kecamatan Sukodono, Sragen 

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN – Noferdi (31) domisili Dukuh Mangen, RT 22, Desa Baleharjo, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sragen, berhasil diringkus unit Reskrim Polsek Sukodono, Kamis (15/9/2022) malam usai mencuri kartu ATM.

Kartu ATM tersebut ia curi ketika berpura-pura membeli di toko kelontong milik korban, Muhammad Rizky Romadhoni (34) di Dukuh Sridarto, RT 01, Desa Balejaharjo, Kecamatan Sukodono, Sragen, Sabtu (10/9/2022) lalu.

Dari ATM BRI tersebut, Noferdi berhasil menarik tunai seluruhnya uang Rp 33 juta di dua tempat.

Uang tersebut ia belanjakan keperluan pribadi dari handphone hingga sepeda motor.

Baca juga: Imam Mahdi Palsu Punya 7 Istri, 6 Diantaranya Dinikahi Secara Tak Lazim, Akhirnya Ditangkap Polisi

Baca juga: Sudah 20 Warga Datang ke KPU Kabupaten Tegal Merasa Keberatan Nama Tercantum di Sipol

Kapolres Sragen AKBP Piter Yanottama melalui Kasi Humas Polres Sragen Iptu Ari Pujiantoro mengatakan kejadian bermula ketika korban menaruh kartu ATM BRI miliknya di meja toko.

Selang beberapa waktu, datanglah pelaku dengan berpura-pura belanja. Merasa situasi aman, pelaku mengambil kartu ATM milik korban yang berada di meja toko.

Keesokan harinya pelaku mengambil uang tarik tunai di BRI Link Dukuh Ngaring Rejo, RT 02, Desa Newung, Kecamatan Sukodono, Sragen sebesar Rp 13 juta.

Selanjutnya di BRI Link Tangkil menarik yang tunai Rp 20 juta. Lantas uang tersebut oleh pelaku di gunakan berbelanja perlengkapan pribadi dan masih sisa Rp 6.090.000.

"Dari uang tersebut, pelaku membeli satu buah handphone merk Vivo T 1, satu buah handphone merk Vivo Y 22, satu buah headphones merk fomee dan satu buah headset merk KA01."

"Tidak berhenti disitu, pelaku juga membeli dua buah nomor smartfren, delapan belas potong pakaian satu buah gesper warna hitam dan satu unit sepeda motor Yamaha N-max warna hitam dengan nopol AD-6119-YE," kata Iptu Ari, Jumat (16/9/2022).

Motor tersebut ia angsur sebanyak dua kali menggunakan uang hasil kejahatan sebesar Rp 2.712.000.

Atas perbuatannya, pelaku terjerat Pasal 363 KUHPidan tentang Pencurian dengan Pemberatan diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun. (uti)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved