Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kudus

Kondisi Memprihatinkan SD di Kudus, Dua Ruang Kelas Atapnya Roboh Sejak 2020

Sekolah Dasar (SD) 4 Undaan Kidul yang terletak di Dukuh Gatet Desa Undaan Kidul, Kecamatan Undaan kondisinya memprihatinkan

Penulis: Rifqi Gozali | Editor: muslimah
TribunJateng.com/Rifqi Gozali
Sejumlah siswa bermain di halaman SD 4 Undaan Kidul di Dukuh Gatet, Kecamatan Undaan, Jumat (16/9/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Sekolah Dasar (SD) 4 Undaan Kidul yang terletak di Dukuh Gatet Desa Undaan Kidul, Kecamatan Undaan kondisinya memprihatinkan.

Dua ruang kelas atapnya roboh dan dua ruang lainnya atapnya sudah lapuk dan sangat tidak layak.

Berhubung ada empat ruang kelas yang tidak bisa digunakan, alhasil hanya tersisa dua ruang kelas yang masih bisa digunakan untuk belajar. Dan ditambah ruang guru.

"Jadi hanya ada dua kelas ditambah ruang guru atau kantor yang bisa digunakan untuk belajar. Setiap ruang digunakan untuk dua kelas," kata Kepala SD 4 Undaan Kidul, Karsono, saat ditemui di lokasi, Jumat (16/9/2022).

Baca juga: Kondisi Terkini Muhammad Agung Pemuda Madiun Diduga Hacker Bjorka Setelah Dipulangkan Polisi

Baca juga: Video Pencarian Lanjutan Jasad Iwan Budi PNS Semarang di Marina Temukan Tulang Rusuk dan Pisau

Pantauan Tribunmuria.com di lokasi, ruang kelas yang masih digunakan untuk belajar kondisinya juga tak kalah memprihatinkan.

Atapnya tampak rapuh.

Beberapa bagian juga sudah disangga oleh tiang kayu sementara demi keamanan siswa yang belajar di bawahnya.

Sejumlah siswa bermain di halaman SD 4 Undaan Kidul di Dukuh Gatet, Kecamatan Undaan, Jumat (16/9/2022).
Sejumlah siswa bermain di halaman SD 4 Undaan Kidul di Dukuh Gatet, Kecamatan Undaan, Jumat (16/9/2022). (TribunJateng.com/Rifqi Gozali)

SD 4 Undaan Kidul yang terletak di Dukuh Gatet itu sedianya merupakan SD 3 Undaan Kidul.

Kebijakan pada 2018 membuat SD 3 Undaan Kidul harus diregrouping atau digabung dengan SD 4 Undaan Kidul yang letaknya ada di Gang 4 Desa Undaan Kidul.

Jarak antara SD 3 dan SD 4 hampir mencapai 4 kilometer.

Setelah kebijakan digabung antara SD 3 dan SD 4 rupanya tidak semua siswa pindah ke SD 4 karena jaraknya jauh.

Kata Karsono, sebagian orangtua siswa khawatir dengan kondisi anaknya ketika harus bersepeda cukup jauh dengan kondisi kendaraan yang lalu-lalang.

Kondisi inilah yang membuat siswa yang semula sekolah di SD 3 tetap bersekolah di SD yang ada di Dukuh Gatet dan enggan pindah ke SD 4 meski sudah digabung.

Saat ini jumlah total siswa SD 4 Undaan Kidul ada 121 siswa.

Sekitar 50 siswa di antaranya masih belajar di sekolah yang ada di Dukuh Gatet diajar oleh tiga guru tidak tetap. Sisanya siswa sekolah di SD 4 yang ada di gang 4 Undaan Kidul.

Perihal penggabungan pihaknya juga telah berusaha dengan pengadaan kendaraan semacam angkot dari dana BOS untuk mengantar siswa dari Gatet ke SD 4 Undaan Kidul.

Setelah dikonsultasikan ke berbagai pihak, rupanya pengadaan kendaraan untuk mengantar siswa tidak bisa karena persoalan administrasi.

Kata Karsono, dinas pendidikan setempat pun menjanjikan pengadaan kendaraan untuk mengantar siswa, tapi sampai saat ini masih belum terealisasi.

Seiring berjalannya waktu setelah kebijakan penggabungan, akhirnya pada 2020 kondisi atap yang rapuh pada salah satu kelas akhirnya roboh. Untungnya sebelum roboh kelas tersebut telah dikosongkan.

"Beberapa bulan sebelumnya saya minta kelas dikosongkan karena kondisi atapnya membahayakan," kata Karsono.

Sejumlah siswa bermain di halaman SD 4 Undaan Kidul di Dukuh Gatet, Kecamatan Undaan, Jumat (16/9/2022).
Sejumlah siswa bermain di halaman SD 4 Undaan Kidul di Dukuh Gatet, Kecamatan Undaan, Jumat (16/9/2022). (TribunJateng.com/Rifqi Gozali)

Beberapa bulan setelahnya, atap kelas sebelahnya menyusul roboh. Alhasil ada dua kelas yang atapnya roboh. Dua kelas yang ada di sebelahnya yang tidak digunakan kondisinya lapuk berat dan sudah selayaknya untuk diperbaiki.

Kerusakan berat pada sekolah tersebut telah dilaporkan kepada dinas pendidikan setempat.

Kata Karsono, menanggapi adanya laporan tersebut pihaknya mendapat janji akan diperbaiki.

Bahkan sempat diukur, namun nyatanya perbaikan tak kunjung dilakukan, malah perbaikan sekolah dilakukan di SD 4 yang ada di Gang 4 Undaan Kidul.

"Harapan kami yang di sini (SD 4 di Dukuh Gatet) diperbaiki, karena bagaimana pun masih ada siswa yang belajar di sini. Ini supaya kami bisa melayani masyarakat Gatet," kata dia.

Melihat kondisi seperti ini, Karsono hanya bisa berharap adanya perbaikan sekolah di Dukuh Gatet. Karena menurutnya, masyarakat di Gatet masih mengharapkan adanya SD di sana. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved