PSIS Semarang

Pasca Liburan, Pemain PSIS Semarang Digenjot Latihan Fisik

Dalam latihan ini, Taisei Marukawa cs digenjot fisik untuk meningkatkan kebugaran pasca-rehat empat hari

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - PSIS Semarang kembali menggelar latihan pasca menjalani libur selama empat hari usai laga menghadapi Persita Tangerang dalam laga lanjutan BRI Liga 1 2022/2023 pekan kesepuluh menghadapi Persita Tangerang, Rabu (14/9/2022) lalu.

Latihan digelar di Stadion Citarum Semarang, Senin (19/9) pagi.

Dalam latihan ini, Taisei Marukawa cs digenjot fisik untuk meningkatkan kebugaran pasca-rehat empat hari.

Baca juga: Petinggi PSIS Semarang Junianto Gantikan Azrul Ananda di Persebaya Surabaya? Ditunggu Bonek

Baca juga: Update Klasemen PSIS Semarang BRI Liga 1 2022, Mahesa Jenar Rawan Terlempar dari Sepuluh Besar

Pantauan tribunjateng.com, para pemain diuji ketahanan fisik dengan berlari mengelilingi lapangan selama beberapa kali. Porsi latihan terakhir para pemain menjalani small side game.

Caretaker PSIS, Achmad Resal Octavian mengatakan, untuk latihan pekan ini pihaknya fokus meningkatkan kondisi fisik.

Makanya, intensitas latihan juga akan ditingkatkan.

Jeda FIFA Matchday selama dua pekan ini akan diupayakan tim pelatih untuk menyiapkan diri secara matang sebelum melanjutkan kompetisi Liga 1 2022/2023.

Jadwal terdekat ke depan adalah menjamu Bhayangkara FC di pekan kesebelas, 2 Oktober mendatang.

"Minggu ini kami akan fokus ke conditioning. Kita latihan pagi-sore, pagi conditioning sorenya taktikal," kata Resal usai latihan.

Resal menyebut, untuk memaksimalkan latihan pekan ini, setiap harinya latihan akan berlangsung pagi dan sore.

"Rata-rata kita pagi sore, untuk yang program sehari satu kali hanya hari Rabu dan Jumat," ungkap Resal.

Dalam latihan perdana ini, tidak semua pemain hadir. Beberapa masih menjalani proses perawatan cedera semisal Carlos Fortes, Wahyu Tri, Eka Febri, dan Wahyu Prasetya.

Ada juga pemain lain yang absen yakni Guntur Triaji yang sedang mengajukan izin dan Alie Sesay yang tidak bisa hadir karena sakit.

Sementara itu, pemain PSIS Otafianus Fernando menyebut, latihan fisik yang diterapkan meski porsi latihan cukup berat, namun harus dipaksa.

"Memang latihannya cukup berat, tapi harus dipaksa. Ini juga untuk kebaikan para pemain, bagaimana tim pelatih mengupayakan untuk mengembalikan fisik kami," kata Oktafianus Fernando. (*)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved