Berita Blora

Anggota DPRD Jateng Usul Anggaran Perubahan 2022 Difokuskan untuk Jalan Alternatif

Setia Budi usul agar perbaikan dan pemeliharaan di anggaran perubahan 2022 lebih di

Penulis: ahmad mustakim | Editor: sujarwo
TRIBUNMURIA/AHMAD MUSTAKIM
Bupati Blora Arief Rohman saat menyerahkan Raperda APBD 2023 kepada Ketua DPRD Blora HM Dasum di ruang pertemuan DPRD Blora. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Anggota Komisi B DPRD Provinsi Jawa Tengah, H. Setia Budi Wibowo, S.Ag mengusulkan agar perbaikan dan pemeliharaan di anggaran perubahan 2022 lebih difokuskan untuk jalan alternatif.

Hal tersebut menurutnya tak terlepas imbas dari adanya proyek nasional di jalan pantura, meliputi Rembang, Juwana Pati, dan pembangunan Jembatan Wonokerto Demak.

"Kemarin misalkan di Jakenan Pati, itu juga tidak bisa berjalan lancar karena jalan alternatif yang satu bulan ini karena dampak pembangunan menjadi lobang-lobang. Termasuk pembangunan Jembatan di Wonokerto Kecamatan Karang Tengah, Demak," ujarnya saat acara Paripurna di Gedung DPRD Jawa Tengah, Senin (191/9).

Menurutnya, ketiga pembangunan proyek nasional tersebut, kemacetan lalu lintasnya di arah Timur Jateng bisa mencapai dua hingga tiga jam. Selain itu dampak ekonomi dari kemacetan dirasa cukup besar, terlebih pembangunan di Jembatan Wonokerto berakhir delapan bulan mendatang atau Maret 2023 dan itu juga diprediksikannya pengerjaaan akan mundur.

"Dikoordinasikan dengan pemerintah Kabupaten dan Desa agar jalan alternatif ini mendapat perhatian. Karena jalan alternatif akan dilewati jika jalannya bagus. Ini sudah mulai lobang-lobang," imbuhnya.

Usulan lain yang disampaikannya adalah rambunisasi di jalan alternatif agar pengguna jalan ketika mengemudi, khususnya pada malam hari tidak kesasar.

Dalam rapat paripurna tersebut disampaikan pokok-pokok pikiran DPRD Jawa Tengah untuk penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Jawa Tengah tahun 2023. Rinciannya adalah untuk hibah ada 13.618 kegiatan dengan anggaran sekitar Rp1,54 triliun. Kemudian untuk bantuan keuangan sarana prasarana Kabupaten/Kota ada 141 kegiatan dengan anggaran Rp223 miliar.

Selain itu ada juga bantuan keuangan pendidikan 151 kegiatan dengan anggaran Rp24 miliar. Bantuan keuangan sarana prasarana pemerintah desa dengan anggaran Rp5 miliar. Rancangan pokok-pokok pikiran DPRD Provinsi Jawa Tengah Tahun Anggaran 2023 tersebut disetujui seluruh peserta sidang paripurna yang hadir. (*)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved