Berita Karanganyar

Kejari Karanganyar Tahan Satu Tersangka Kasus Dugaan Korupsi, Khawatir Melarikan Diri

Pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Karanganyar menahan satu tersangka kasus dugaan korupsi pengelolaan BUMDes Berjo berinisial EK pada Selasa (20/9/2022)

Penulis: Agus Iswadi | Editor: Catur waskito Edy

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Karanganyar menahan satu tersangka kasus dugaan korupsi pengelolaan BUMDes Berjo berinisial EK pada Selasa (20/9/2022) siang.

Mantan Dirut BUMDes Berjo Tahun 2020 tersebut ditahan setelah menjalani pemeriksaan sebagai tersangka di Kantor Kejari Karanganyar selama hampir 4 jam. Tersangka EK terlihat mengenakan rompi merah saat dibawa menuju ke mobil.

Pengacara tersangka, Ari Santoso menyampaikan, kliennya mendapatakan 27 pertanyaan dari penyidik selama proses pemeriksaan. Selanjutnya dia akan mengajukan permohonan penangguhan penahanan terhadap tersangka ke Kejari Karanganyar.

"Tadi saya sudah komunikasi, nanti kita ajukan penanggguhan," katanya kepada Tribunjateng.com usai proses pemeriksaan, Selasa sekira pukul 14.00.

Sementara itu terkait tersangka lainnya berinisial S, lanjutnya, memang yang bersangkutan tidak bisa memenuhi panggilan dari Kejari karena sakit.

"Apabila nanti dipanggil oleh Kejaksaan, saya siap mendampingi," ucapnya.

Kasi Pidsus Kejari Karanganyar, Tubagus Gilang Hidayatullah mengatakan, tersangka EK akan ditahan di Polres Karanganyar selama 20 hari.

Dia menjelaskan, pihaknya menahan tersangka EK karena dikhawatirkan dapat menghilangkan barang bukti dan melarikan diri. Pasalnya EK sempat mangkir sebanyak tiga kali saat proses pemeriksaan awal sebagai saksi sebelum akhirnya ditetapkan sebagai tersangka.

"Tersangka EK ada indikasi melarikan diri. Cuma tadi alasannya bekerja di Jakarta. Itu yang kita khawatirkan kalau hari ini tidak ditahan, besok-besok ketika kita butuhkan untuk diambil keterangannya lagi, yang bersangkutan tidak ada di Karanganyar," jelasnya.

Terkait rencana pengajuan permohonan penangguhan penahanan, Gilang menerangkan, akan melihat dulu permohonannya seperti apa untuk memutuskan apakah dikabulkan atau tidak.

Selanjutnya pihak Kejari Karanganyar akan memanggil tersangka lain berinisial S yang berstatus sebagai kades aktif untuk menjalani pemeriksaan pada Selasa pekan depan.

"Kita periksa sesuai kebutuhan, kita lakukan tes kesehatan. Kalau menenuhi syarat objektif dan subyektif sesuai dengan KUHAP, kita tahan," terangnya. (Ais).

Baca juga: Sinopsis Film High & Low The Worst X Cross yang Dibintangi Yuta NCT, Kapan Tayang di Indonesia?

Baca juga: Kukuh Sudarmanto, Dosen MH USM Bedah Perda Kabupaten Sleman No 1 Tahun 2016

Baca juga: Jelang Pernikahan Kaesang-Erina, Seniman Solo Ini Bikin Mural di Jalan Gatot Subroto

Baca juga: Polri-TNI Gelar Apel Kesiapsiagaan Tanggap Bencana, Pastikan Perlengkapan dan Personil 

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved