Berita Blora

Nasib Bu Kadus yang Minta Pungli BLT BBM di Blora Setelah Videonya Viral

Nasib Bu Kadus di Blora setelah videonya meminta pungli pencairan BLT BBM dibeberkan Bupati Blora. 

Editor: rival al manaf
TRIBUNMURIA/AHMAD MUSTAKIM
Tangkapan layar sebuah video yang memperlihatkan pemotongan Bantuan Langsung Tunai Bahan Bakar Minyak (BLT BBM) dan Program Sembako di Kabupaten Blora, viral di media sosial. 

TRIBUNJATENG.COM, BLORA - Nasib Bu Kadus di Blora setelah videonya meminta pungli pencairan BLT BBM dibeberkan Bupati Blora

Bupati Blora, Arief Rohman angkat bicara perihal adanya oknum istri perangkat desa di wilayahnya yang menyunat uang pencairan BLT BBM.

Menurutnya saat ini tengah dilakukan penyelidikan. 

Pihaknya juga telah meminta agar potongan uang tersebut dikembalikan ke masyarakat.

Baca juga: 5 Tips Memilih Kaos atau Sweater Polos yang Berkualitas

Baca juga: Pernyataan Keras Jose Mourinho Seusai Dikartu Merah, Pemain AS Roma Disuruh Jadi Badut

Baca juga: Reaksi Bupati Blora Tanggapi Viral Istri Kadus Pungli BLT BBM, Dana Dipotong Rp 20.000

Baca juga: VIRAL! Bu Kadus Potong Rp 20.000 dalam Penyaluran BLT BBM di Blora, Begini Ceritanya

"Kita minta jangan dilakukan lagi, dan yang motong juga sudah minta maaf, dan potongannya sudah dikembalikan," tandasnya.

Sebelumnya, beredar video berdurasi sekitar 2 menit 50 detik yang memperlihatkan adanya sejumlah warga yang menyetor uang Rp 20.000 ke seseorang, yang kemudian mencatatnya.

Dalam video itu terlihat juga percakapan antara emak-emak yang menggunakan bahasa jawa terkait kegunaan uang tersebut.

"Dari pada tanda tanya, ini dipakai untuk apa ya?"

Tanya salah seseorang dalam video itu seperti dilihat pada Senin (19/9/2022).

"Ini kan tidak hanya sekali dua kali ya, bolak-balik memberikan undangan terus, terus terang kalau sudah dapat ya dibagi untuk pekerjanya sendiri, mereka kan juga bekerja," jawab wanita paruh baya yang menerima uang setoran tersebut.

Setelah mendapatkan jawaban, emak-emak yang mengajukan pertanyaan itu bukan bermaksud untuk menyudutkan wanita paruh baya tersebut.

Malahan, wanita paruh baya itu malah memberikan tanggapannya lagi.

"Diambil Rp 20.000 apa enggak ikhlas sih? Nanti kalau ditanya orang lainnya, ya memang di tempatku dipotong Rp 20.000, dipakai keperluan lain, enggak apa-apa, kasih tahu ya, enggak hanya di sini saja" terang dia.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa tersebut terjadi di Desa Sumberejo, Kecamatan Randublatung, Kabupaten Blora, Jawa Tengah.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved