Berita Regional

Ratusan Personel Polri dan TNI Dikerahkan untuk Pengamanan Jelang Demo Dukung Gubernur Papua

Aparat mengamankan situasi di Kabupaten Jayapura, Papua, jelang aksi demonstrasi membela Gubernur Papua Lukas Enembe, Selasa (20/9/2022).

KOMPAS.com/Ihsanuddin
Gubernur Papua Lukas Enembe usai dilantik Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, Rabu (5/9/2018). 

TRIBUNJATENG.COM, SENTANI - Aparat mengamankan situasi di Kabupaten Jayapura, Papua, jelang aksi demonstrasi membela Gubernur Papua Lukas Enembe, Selasa (20/9/2022).

Ratusan personel Polri dan TNI diterjunkan.

Aksi demo dipusatkan di Kota Jayapura.

Baca juga: Lukas Enembe Diduga Terlibat Perjudian di 2 Negara, PPATK Temukan Transaksi Rp560 Miliar ke Kasino

Meski demikian, pengamanan dilakukan hingga kawasan Sentani.

 

Dari pantauan Kompas.com di Sentani, terlihat ratusan personel melakukan pengamanan mulai sekitar pukul 06.30 WIT.

penyekatan terhadap aksi demonstrasi yang berlangsung di Sentani
Nampak aparat kepolisian, saat melakukan pengamanan dan mengatur lalu lintas di jalan raya Sentani, guna melakukan penyekatan terhadap aksi demonstrasi yang berlangsung di Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, Selasa (20/9/2022).

Aparat keamanan juga tampak mengatur lalu lintas di jalan raya Sentani.

Kapolres Jayapura, AKBP Fredrickus W.A Maclarimboen mengungkapkan bahwa ratusan personel telah dikerahkan untuk pengamanan.

Personel terdiri dari aparat kepolisian dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dari masing-masing satuan yang ada di Jayapura.

“Polres Jayapura mengerahkan ratusan personel gabungan TNI-Polri yang terdiri dari 288 personel Polres Jayapura, unsur TNI dari Lanud Silas Papare 21 personel, Kodim 1701 Jayapura /Koramil Sentani 30 personel dan 65 personel BKO Brimob Polda Papua,” jelas dia, Selasa.

Fredrickus menduga, aksi demonstrasi ini akan melibatkan massa yang cukup banyak.

Mengantisipasi lonjakan mobilisasi massa dari Kabupaten Jayapura ke Kota Jayapura, pihaknya langsung melakukan penyekatan terlebih dahulu.

“Kami melakukan penyekatan arus massa yang hendak pergi atau ikut demonstrasi ke Kota Jayapura.

Hal ini kami lakukan agar dapat menciptakan situasi kamtibmas di Kabupaten Jayapura,” ucapnya.

Fredrickus mengimbau kepada semua pihak, terutama masyarakat di Kabupaten Jayapura agar dapat beraktivitas seperti biasa dan tidak melakukan hal-hal yang dapat merugikan orang lain.

“Aktivitaslah seperti biasa saja.

Jangan percaya dengan isu-isu yang tidak benar atau hoaks,” imbuh dia. (*)

 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Jelang Demo Dukung Gubernur Papua, Ratusan Aparat Lakukan Penyekatan Massa dari Sentani"

Baca juga: Mahfud MD Tegaskan Tak Ada Rekayasa Kasus Kourpsi Lukas Enembe: Itu Temuan Fakta

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved