Berita Blora

UPDATE Bu Kadus Potong BLT BBM : Bupati Blora Sebut Sudah Dimintai Keterangan Polisi

Berikut respon Bupati Blora Arief Rohman terkait viralnya video pungli yang dilakukan oleh diduga oknum istri Kadus di Dukuh Nglego, Desa Sumberejo

Penulis: ahmad mustakim | Editor: Catur waskito Edy
AHMAD MUSTAKIM
Bupati Blora Arief Rohman saat ditemui tribunmuria.com (TRIBUNMURIA/AHMAD MUSTAKIM)  

TRIBUNJATENG.COM, BLORA – Berikut respon Bupati Blora Arief Rohman terkait viralnya video pungli yang dilakukan oleh diduga oknum istri Kadus di Dukuh Nglego, Desa Sumberejo, Kecamatan Randublatung, Kabupaten Blora.

Arief Rohman pun akan menindak tegas pelaku pungli BLT BBM dan Program Sembako diwilayahnya apabila tidak mentaati regulasi yang berlaku.

“Kami langsung terjunkan tim, yang bersangkutan sudah mengembalikan, yang bersangkutan juga sudah dimintai keterangan oleh pihak kepolisian,” ucap Arief Rohman kepada tribunmuria.com,, Senin (19/9/2022).

Sementara, pihaknya melakukan pembinaan dan meminta ini agar tidak diulangi.

“Yang bersangkutan (oknum pelaku pungli) sudah meminta maaf dan berjanji tidak akan mengulangi lagi,” pesan Arief Rohman.

Agar tidak terjadi di banyak daerah, Pihaknya mewanti-wanti semua perangkat desa supaya tidak melakukan hal serupa.

“Kita akan keluarkan surat edaran untuk semua kepala desa pada Rabu (21/9/2022) mereka akan kami kumpulkan untuk diberikan arahan,” ungkap Arief Rohman.

Meski sudah meminta maaf dan mengembalikan uang pungli kepada warga, hal tersebut juga menjadi catatan penting bagi semua desa di Blora.

“Yang bersangkutan kita bina, kalau dibina tidak bisa ya itu dibawa ke ranah hukum,” ujarnya.

Terpisah, Kepala Kantor Pos Blora Windha Saktiana menegaskan, dalam penyaluran BLT BBM melalui kantor pos Indonesia tidak ada potongan apapun.

"Penyaluran di pos tanpa potongan apapun dengan alasan apapun," tegasnya.

Seperti diketahui, beredarnya video yang menunjukkan aksi pungli dilakukan oleh diduga istri Kadus Desa Sumberejo, Kecamatan Randublatung.

Masing-masing warga penerima BLT BBM dan Program Sembako ditarik Rp 20 riburibu per orangnya.

Video berdurasi 2 menit 50 detik itu memperlihatkan seorang perempuan separuh baya meminta uang tersebut akan digunakan untuk biaya fotokopi berkas dan membeli minuman. (kim)

Baca juga: Polres Kudus Amankan Dua Pelaku Judi Togel Online

Baca juga: Operasi di Dua Tempat, Polres Jepara Sita Ratusan Miras

Baca juga: Polres Pemalang dan PBTR Imbau Warga, Tidak Membakar Lahan Dekat Jalur Tol

Baca juga: Kecelakaan Kerja di Semarang, Tangan Karyawan Tergencet Mesin Cetak, Begini Kondisi Korban

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved