Berita Kabupaten Semarang

Korsleting Listrik dan Kebocoran Tabung Gas, Dominasi Kebakaran di Kabupaten Semarang

Kejadian kebakaran pada tahun ini terbanyak pada bulan Agustus sebanyak 14 kebakaran.

Istimewa
Kebakaran melanda Pondok Pesantren Bina Insani di Kecamatan Susukan, Kabupaten Semarang, Selasa (20/9/2022) malam. 

“Kalau yang sifatnya kemarau, justru larinya bukan kebakaran tapi kami sering mendapatkan telepon untuk permintaan air bersih.

Kebanyakan di daerah Kecamatan Bancak dan Kecamatan Bringin.

Kami selalu berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Semarang untuk melakukan dropping air bersih,” terangnya.

Sebagai informasi, satu di antara wilayah yang sempat mengalami kekeringan beberapa waktu lalu yakni di Desa Rembes, Kecamatan Bringin, seperti yang melanda SDN Rembes 1.

Pihak sekolahan harus melibatkan murid-murid, guru serta penjaga sekolah untuk masing-masing membawa air ke sekolahan digunakan untuk cuci tangan, berwudhu dan kebutuhan kamar mandi.

Terkait dengan jumlah kasus kebakaran tahun ini, Alexander menyebut bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan dibanding kejadian 2021 lalu.

“Kalau di 2021 secara total sampai Desember, kurang lebih sekitar 90 kejadian (kebakaran)," ujarnya.

"Harapannya tahun ini sampai 51 ini saja,” harapnya.

Ia mengimbau masyarakat untuk sering mengecek aliran listrik di rumah masing-masing.

Selain itu, masyarakat diminta waspada jika mencium aroma gas yang mengarah kepada kebocoran tabung gas.

“Kami juga sampai saat ini masih gencar memberikan pelatihan ke desa-desa dan sekolahan, sekaligus melakukan simulasi penanganan kebakaran,” pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved