Berita Kudus

Sebulan Lagi, Jembatan Senilai Rp 6,3 Miliar Bisa Dinikmati Warga Kudus-Jepara

Jembatan penghubung Desa Sidorekso dan Blimbing Kidul di Kudus menjadi harapan warga untuk akses utama yang memperlancar transportasi

Penulis: Rezanda Akbar D | Editor: muslimah
TribunJateng.com/Rezanda Akbar
Wajah Jembatan penghubung Desa Sidorekso dan Blimbing Kidul di Kudus yang hampir jadi menjadi harapan warga untuk akses utama yang memperlancar transportasi dan ekonomi. Jembatan ini diperkirakan selesai pada 19 Oktober 2022 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Jembatan penghubung Desa Sidorekso dan Blimbing Kidul di Kudus menjadi harapan warga untuk akses utama yang memperlancar transportasi dan kegiatan ekonomi.

Saat ini, jembatan tersebut masih dalam proses pembangunan dan diprediksi dalam sebulan ke depan sudah bisa digunakan warga.

Dulunya, jembatan dengan panjang 45 meter dan lebar 3 meter kondisinya memprihatinkan.

Diantaranya penuh dengan lubang juga pondasi yang keropos.

Warga sampai  memberikan penanda kayu di jalan yang berlubang.

Baca juga: Dedi Mulyadi Digugat Cerai, Istri Anne Ratna Mustika Merupakan Bupati Purwakarta dan Mantan Mojang

Baca juga: Pengakuan Mak Rentenir yang Robohkan Rumah Nasabahnya Karena Gagal Bayar, Beroperasi Sejak 2016

Hingga kini, pembangunan jembatan mencapai 87 persen yang diprediksi pada tanggal 19 Oktober 2022 bisa digunakan oleh warga.

Jembatan itu dibangun dan dikerjakan CV Adi Wirastama dengan nilai kontrak Rp 6,3 Miliar dan mulai dikerjakan sejak 23 Juni 2022.

Panjang jembatan baru itu yakni 45 meter dengan lebar 5,5 meter. 

Dari lebar itu akan terpotong satu meter sebagai trotoar. Masing-masing setengah meter pada bagian kanan dan kiri jembatan

Staf Pelaksana pembangunan jembatan, CV Adi Wirastama, Amin Reza, menjelaskan jembatan akan lebih kokoh lantaran menggunakan material baja.

”Yang dulu lebarnya hanya tiga meter. Lantainya kayu, kalau dibuat simpangan juga sempit sekali," paparnya, Rabu (21/9/2022)

Kepala Desa Sidorekso Mochamad Arifin mengatakan Jembatan Sidorekso-Blimbing Kidul merupakan akses penghubung antar desa, bahkan antar kabupaten. 

Selain menghubungkan Desa Sidorekso dan Blimbing Kidul, juga menjadi akses alternatif orang Kudus dan Jepara.

"Harapannya ini dibangun sesuai aturan dan anggaran yang ada. Biar bagus dan tak mudah rusak. Sehingga bisa dinikmati sampai anak cucu," katanya. (Rad)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved