Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Kriminal Hari Ini

Guru Korban Penganiayaan Satu Siswanya Enggan Berdamai, Disebutnya Biar Ada Efek Jera

Theresia yang merupakan guru mata pelajaran Sosiologi ini menyebut, RJD termasuk nakal dan kerap membuat onar dalam kelas.

Editor: deni setiawan
net/Tribunnews
ILUSTRASI kasus penganiayaan. 

TRIBUNJATENG.COM, KUPANG - Guru korban penganiayaan atau pemukulan oleh satu siswanya di Kupang Nusa Tenggara Timur (NTT) tak ingin laporannya dicabut.

Dia tetap ingin memproses siswanya tersebut ke jalur hukum sebagai bagian memberikan efek jera.

Atas kasus tersebut, harapannya pula agar para siswanya dapat menghormati para gurunya.

Baca juga: Detik-detik Dokter Muda di Kupang Hendak Loncat dari Jembatan, Selamat Setelah Ditolong Warga

Theresia Afrinsia Darna (53), guru sebuah SMA di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang dianiaya siswa berinisial RJD (17), mengaku ingin memproses hukum sang murid sehingga ada efek jera.

Theresia yang merupakan guru mata pelajaran Sosiologi ini menyebut, RJD termasuk nakal dan kerap membuat onar dalam kelas.

"Anak ini termasuk sangat nakal dan sudah sering membuat keonaran di kelas," ungkap Theresia seperti dilansir dari Kompas.com, Kamis (22/9/2022).

"Bukan hanya dengan saya, tapi dengan guru lain juga dia sering berulah," sambung dia.

Theresia melaporkan RJD ke polisi setelah dipukul di bagian wajah.

Peristiwa itu bermula ketika jam pelajaran Sosiologi dimulai pukul 08.00 Wita.

Saat sedang mengajar, RJD tidak mendengar pelajaran, tetapi malah bercerita dengan temannya.

Saat itu, suaranya sangat besar hingga mengganggu proses belajar mengajar di dalam kelas.

Baca juga: Pegawai Kejaksaan Negeri Kupang Ditikam Orang Tak Dikenal di Jalan

Baca juga: Pria Kupang Tertangkap Timbun 6 Ton Solar, Mengaku Lakukan Penimbunan BBM sejak 2019

Melihat itu, Theresia lalu menegur RJD, tetapi tak digubris.

"Karena dia tidak peduli saat saya tegur, saya jalan mendekatinya dan saya minta dia ulangi materi yang sudah saya sampaikan," ungkap Theresia.

Namun, RJD malah balik bertanya ke Theresia halaman berapa.

Theresia pun ingin mengetuk kepalanya dengan spidol, tetapi RJD langsung memukul di bagian hidung.

Tak hanya sampai di situ, RJD pun menendang Theresia.

Beruntung aksi penganiayaan itu dilerai siswa lainnya.  

Theresia yang menderita luka di bagian hidung, selanjutnya menyampaikan ke kepala sekolah.

Setelah itu, dia lalu mendatangi Polsek Kelapa Lima dan melaporkan kejadian itu.

Kini korban dan pelaku, sedang menjalani pemeriksaan secara intensif. 

Baca juga: Identitas Mayat Pria Terbakar yang Ditemukan Bocah SD di Kupang Belum Terungkap

Kabid Humas Polda NTT, Kombes Pol Ariasandy membenarkan kejadian itu.

"Laporan polisi nomor LP/B/202 / IX/2022/ Sektor Kelapa Lima tanggal 21 September 2022," ujar dia.

Anggota Polsek Kelapa Lima, langsung ke lokasi kejadian menjemput dan membawa korban ke RS Bhayangkara Titus Uly Kota Kupang untuk divisum dan menjalani perawatan medis.

Sementara itu, pelaku langsung diamankan di Polsek Kelapa Lima untuk penyidikan lebih lanjut.

"Anggota Polsek Kelapa Lima, masih periksa korban dan saksi-saksi."

"Orangtua anaknya juga sudah dipanggil untuk pendampingan terhadap anak yang diduga pelaku," ujar dia. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kronologi Murid Aniaya Guru di Kupang, Pelaku Mengamuk karena Ditegur"

Baca juga: Cristiano Ronaldo Menuju EURO 2024: Perjalanan Saya Belum Berakhir

Baca juga: Prosesi Sumpah Janji Jordi Amat dan Sandy Walsh Sudah Siap, Dilaksanakan Secara Virtual

Baca juga: Hendrar Prihadi Hendak Diboyong ke Jakarta, Diusung PDIP Jadi Calon Gubernur DKI?

Baca juga: Jakmania Dilarang Masuk Stadion GLBA, Minggu Laga Persib Bandung Vs Persija Jakarta

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved