PSIS Semarang

PSIS Semarang Dikaitkan Dengan Bojan Hodak, Yoyok Sebut Akhir Bulan Akan Daftarkan Pelatih Baru

Nama eks pelatih PSM Makassar yang saat ini berstatus pelatih Kuala Lumpur City FC, Bojan Hodak dikaitkan sebagai calon pelatih baru PSIS Semarang

Instagram
Bojan Hodak 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Nama eks pelatih PSM Makassar yang saat ini berstatus pelatih Kuala Lumpur City FC, Bojan Hodak dikaitkan sebagai calon pelatih baru PSIS Semarang.

Hal ini setelah sang pelatih berpaspor Kroasia ini diketahui sudah mengikuti instagram PSIS.

Saat ini PSIS memang masih belum menetapkan pelatih kepala yang baru pasca mendepak pelatih asal Brasil, Sergio Alexandre beberapa waktu lalu.

Disisi lain, dikutip dari website transfermarkt ,

Baca juga: Kompetisi Libur 2 Pekan, PSIS Semarang Fokus Benahi Fisik Pemain

Baca juga: Manajemen Kerucutkan Nama Kandidat Pelatih PSIS Semarang 

masa kontrak Bojan Hodak di klubnya saat ini juga akan segera habis akhir Oktober mendatang.

Dalam karir kepelatihannya, Bojan Hodak lebih banyak menukangi tim-tim asal Malaysia.

Selain  Kuala Lumpur City FC, Bojan sempat menjadi pelatih Johor Darul Ta'zim, Kelantan FC, dan Timnas Malaysia U-19.

Dalam kesempatan sebelumnya, CEO PSIS Semarang Yoyok Sukawi kepada tribunjateng.com menyebutkan jika pihaknya saat ini masih mempelajari sepak terjang calon pelatih yang sudah masuk dalam radar management.

Yoyok menyebut, ada satu pelatih lokal berlisensi AFC Pro, dan beberapa pelatih asing yang berlisensi setara AFC Pro.

"Kita ini lagi komunikasi dengan beberapa pelatih asing dan satu lokal. Ya masih komunikasi dan pendekatan," kata Yoyok.

Yoyok Sukawi
Yoyok Sukawi (DOKUMENTASI PRIBADI)

Menurut Yoyok, pemilihan pelatih baru cukup rumit sebab harus mencari pelatih yang bisa mengangkat performa PSIS di Liga 1.

"Yang satu lokal pasti pernah melatih di sini karena lisensinya A Pro, yang pelatih asing kita lagi cari karena kita itu sudah punya pemain lengkap," kata Yoyok.

"Dibutuhkan pelatih yang benar-benar cocok dengan kita karena sudah tidak ada waktu lagi untuk merubah. Nanti perubahan saat di putaran kedua, jadi cukup menyulitkan kita ini (Menentukan kandidat)," katanya.

Yoyok menyebut, paling tidak di akhir bulan ini pihaknya sudah menentukan pelatih dan sudah harus didaftarkan ke PT. Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi.

"Kalau sesuai regulasi kita sudah harus dapatkan pelatih baru, minimal pelatihnya sudah didaftarkan walau belum datang minimal sudah kita daftarkan," kata Yoyok.

"Kita berlomba-lomba dengan waktu juga. Yang jelas ada beberapa kandidat, satu pelatih lokal dan beberapa kandidat pelatih asing," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved