Berita Nasional

Respons PDIP saat Demokrat Kembali Singgung Kasus Harun Masiku

Sekretaris Jenderal DPP PDI-P Hasto Kristiyanto memberikan responsnya ketika Demokrat kembali menyinggung kasus Harun Masiku.

Editor: rival al manaf
YouTube/ PDI Perjuangan
Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PDIP Hasto Kristiyanto 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Sekretaris Jenderal DPP PDI-P Hasto Kristiyanto memberikan responsnya ketika Demokrat kembali menyinggung kasus Harun Masiku.

Sebelumnya, Juru Bicara Partai Demokrat Herzaky menyinggung soal kasus korupsi yang melibatkan salah satu Komisioner KPU Wahyu Setiawan pada 2019.

“Kan salah satu pelakunya kader partainya Bang Hasto, Harun Masiku, yang sudah buron 1.000 hari lebih. Tidak ada cerita seperti itu di Pemilu 2009,” kata Herzaky dalam keterangannya, Minggu (18/9/2022).

Komentar itu disampaikan Herzaky di tengah isu dugaan kecurangan Pemilu 2024 yang dilontarkan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Partai Demokrat yang berlangsung di Jakarta Convention Center (JCC), Kamis (15/9/2022).

Baca juga: Polisi Ungkap Alasan Pemuda di Purwakarta Habisi Nyawa Ibu Kandung: Karena Sering Dimarahi

Baca juga: Gadis 9 Tahun Mengeluh Sakit di Kemaluan Jadi Awal Terbongkarnya Aksi Bejat Kakek 63 Tahun

Baca juga: Kecekakaan Maut Truk Boks Gepeng Setelah Ngebut Nyalip dari Kiri, Satu Orang Tewas

Menanggapi hal itu Hasto mengajak Partai Demokrat untuk menyampaikan data penelitian guna mengungkap adanya dugaan pengaturan Pemilu 2024 serta penjegalan pasangan tertentu.

Hasto mengatakan, hal tersebut lebih baik ketimbang mengungkit masalah lain yang tidak ada hubungannya, misalnya soal kasus Harun Masiku.

"Di situ kami sampaikan fakta-fakta termasuk penelitian dari Marcus Mietzner. Jadi jawabannya (Demokrat seharusnya) adalah bagaimana meng-counter fakta-fakta itu."

"Bukan dengan Harun Masiku,” kata Hasto di Sekolah Partai, Lenteng Agung, Jakarta, Rabu (21/9/2022).

Lebih jauh, Hasto menyinggung soal proses rekrutmen Anas Urbaningrum sebagai mantan Komisioner KPU yang menjadi kader Partai Demokrat.

Menurut Hasto, perekrutan Anas tersebut menimbulkan berbagai spekulasi publik.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved