Senin, 13 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Drama Thailand

Sinopsis dan Daftar Pemain Drama Thailand F4 Boys Over Flowers Populer di VIU

F4 Thailand dibintangi oleh Bright Vachirawit, Jirawat Sutivanichsak, Metawin Opas-iamkajorn, dan Hirunkit Changkham.

Penulis: Awaliyah P | Editor: galih permadi
VIU
Sinopsis dan Daftar Pemain Drama Thailand F4 Boys Over Flowers 

Sinopsis dan Daftar Pemain Drama Thailand F4 Boys Over Flowers Populer di VIU

TRIBUNJATENG.COM - Berikut ini sinopsis drama Thailand F4 Boys Over Flowers populer di VIU.

Drama Thailand F4 Boys Over Flowers diadaptasi dari manga karya Yoko Kamio.

Drama F4 Thailand berjumlah 16 episode dan dirilis akhir 2020.

F4 Thailand dibintangi oleh Bright Vachirawit, Jirawat Sutivanichsak, Metawin Opas-iamkajorn, dan Hirunkit Changkham.

F4 Thailand berjumlah 16 episode dan disutradarai oleh Patha Thongpan dan Aticha Tanthanawigrai.

Sinopsis Drama Thailand F4 Boys Overs Flowers

Gorya adalah tipikal gadis SMA yang bekerja paruh waktu di sebuah toko bunga bersama sahabatnya Kaning untuk mendukung keadaan keluarganya yang serba kekurangan.

Dan tampaknya hidupnya sesederhana dan teratur seperti itu, sampai dia lulus ujian masuk sekolah menengah yang bergengsi dan mahal, mengubahnya menjadi satu-satunya harapan keluarga untuk keluar dari kemiskinan.

Tapi kehidupan sekolah menengah elit, bagi Gorya, hanyalah buatan dan benar-benar menjengkelkan.

Dan untuk itu, dia memutuskan dia akan menjadi siapa-siapa yang paling biasa-biasa saja, sebuah aspirasi yang tidak seorang pun di seluruh sekolah ini perjuangkan.

Di sekolah ini, Thyme, Ren, Kavin, dan MJ membentuk grup senior terkenal yang dikenal dengan nama F4.

Anak laki-laki tampan ini adalah pewaris miliarder terkaya di negara itu, dan mereka berkilau dengan penampilan dan pengaruh.

Semua mata tertuju pada mereka setiap saat, bahkan jika orang-orang ini diam-diam adalah pengganggu terbesar di sekolah yang siap untuk mendorong siapa pun yang tidak mereka sukai melalui lelucon agresif yang mereka sebut "menerima Kartu Merah".

Tidak ada yang bisa menghentikan mereka, lebih buruk lagi, para siswa bahkan memandang mereka dan kesombongan mereka. Seolah-olah seluruh dunia ada di telapak tangan mereka, dan Gorya membenci mereka karenanya.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved