Berita Pati

Detik-detik 2 Balita di Pati Tewas Terbakar Hidup-hidup Saat Ditinggal Orangtua: Diduga Obat Nyamuk

Nasib nahas dialami dua balita di Pati yang meninggal terbakar hidup-hidup saat ditinggal kedua orangtuanya.

Penulis: Mazka Hauzan Naufal | Editor: galih permadi
PIXABAY/Myriams-Fotos
Ilustrasi api. 

TRIBUNJATENG.COM, PATI - Nasib nahas dialami dua balita di Pati yang meninggal terbakar hidup-hidup saat ditinggal kedua orangtuanya.

Diduga sumber api kebakaran berasal dari obat nyamuk bakar yang membakar kasur di kamar kedua balita.

Kedua korban meninggalkan dua balita tersebut lantaran tengah bekerja sehingga tak ada yang menolong keduanya saat terjadi kebakaran.

Dua orang balita meninggal dunia dalam peristiwa kebakaran yang melanda sebuah rumah di Dukuh Jambean, Desa Sidokerto, Kecamatan Pati, Sabtu 24 September 2022 pagi.

Baca juga: VIRAL! Kades Tenggak Minuman Keras, Inilah Penjelasan Kepala Desa Saban Gubuk Grobogan Jateng

Baca juga: Dalam Sehari Tujuh Tewas Kecelakaan di Jateng, Setelah Elf Ada Kecelakaan Pikap Tabrak Pohon

Baca juga: BERITA LENGKAP : Elf Tabrak Truk di Tol Bawen-Ungaran Lima Orang Tewas Mengenaskan

Warga bertakziah ke rumah warga Dukuh Jambean, Desa Sidokerto, Kecamatan Pati, yang mengalami kebakaran, Sabtu 24 September 2022. Kebakaran ini mengakibatkan dua orang anak berusia 1 dan 2 tahun tewas.
Warga bertakziah ke rumah warga Dukuh Jambean, Desa Sidokerto, Kecamatan Pati, yang mengalami kebakaran, Sabtu 24 September 2022. Kebakaran ini mengakibatkan dua orang anak berusia 1 dan 2 tahun tewas. (TRIBUNJATENG/Mazka Hauzan Naufal)

Keduanya ialah AKZ, perempuan berusia dua tahun, dan MAA, laki-laki berusia satu tahun.

Paman korban, Lukmanol Hakim, mengatakan bahwa kedua orangtua korban tengah bekerja ketika terjadi kebakaran.

"Karena tuntutan ekonomi. Orangtuanya kerja semua.

Ayahnya kerja di pabrik di Kudus, saat kejadian masuk shift ketiga, berangkat pukul 23.00 pulang 07.00 WIB. Kalau ibunya jualan di Pasar Puri sejak fajar," kata dia.

Menurut Lukman, bagian rumah yang terbakar hanya kamar tempat dua keponakannya tidur.

Saat ditemukan tewas, salah satu korban berada di dekat pintu kamar. Kemungkinan ketika terjadi kebakaran ia berusaha membuka pintu namun tidak berdaya.

Kasi Humas Polres Pati AKP Pujiati mengatakan, kebakaran terjadi sekira pukul 07.00 WIB.

Ia menjelaskan, rumah tersebut ialah kontrakan yang ditinggali keluarga beranggotakan lima orang, yakni pasangan orang tua DJT (ayah, 31) dan SN (ibu, 25) bersama ketiga anak mereka, yakni NSA (6), AKZ (2), dan MAA (1).

Namun, saat terjadi kebakaran, di dalam rumah hanya ada dua orang korban yang merupakan anak kedua dan ketiga.

"Sekira pukul 07.00 seorang warga melihat kobaran api dari dalam kamar rumah korban.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved