Berita Kudus

Aksi Bea Cukai Kudus Kejar-kejaran Dengan Sopir Pengangkut Rokok Ilegal, Sita 168 Ribu Batang Rokok

Bea Cukai Kudus berhasil melakukan penindakan terhadap sebuah mobil minibus yang digunakan untuk mengangkut rokok ilegal

Penulis: Rezanda Akbar D | Editor: muslimah
Bea cukai Kudus
Bea Cukai Kudus berhasil melakukan penindakan terhadap sebuah mobil minibus yang digunakan untuk mengangkut rokok ilegal. Sebanyak 168.000 batang rokok ilegal diamankan di Dusun Tanggulangin, Desa Jati Wetan, Kudus. 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Bea Cukai Kudus berhasil melakukan penindakan terhadap sebuah mobil minibus yang digunakan untuk mengangkut rokok ilegal.

Sebanyak 168.000 batang rokok ilegal berjenis sigaret kretek mesin (SKM) berhasil diamankan oleh tim, di Dusun Tanggulangin, Desa Jati Wetan, Kudus.

Kepala Seksi Penyuluhan dan Pelayanan Informasi Bea Cukai Kudus, Rini, menjelaskan kronologi kejadiannya.

"Sebelumnya pada pukul 20.30 Kamis lalu, tim memperoleh informasi adanya mobil minibus yang digunakan untuk mengangkut rokok ilegal," ucapnya Senin (26/9/2022).

Baca juga: Siswa SMK Negeri 1 Karangjambu Purbalingga Terlantar Tak Punya Gedung, Terpaksa Belajar di Ruko

Baca juga: Fenomena Sunmori di Kalangan Anak Muda Semarang, Sekali Jalan Pakai Perlengkapan Harga Fantastis

Setelah dilakukan pencarian di Jalan Raya Pantura Kudus – Demak, tim menemukan mobil minibus telah selesai melakukan kegiatan bongkar muat di sekitar Jalan Raya Pantura Kudus – Demak.

"Berdasarkan hal tersebut, tim kemudian dibagi menjadi dua agar dapat melakukan pemeriksaan terhadap bangunan serta tim dapat melakukan pengejaran mobil minibus," katanya.

Sesampainya di Kawasan pemukiman warga Dukuh Tanggulangin, sopir mobil tersebut terlibat aksi kejar-kejaran hingga memasuki rumah warga setempat untuk berlindung.

"Ketika sopir mobil minibus sadar, dia berhenti dan mencoba kabur dengan memasuki rumah warga setempat," jelasnya.

Sekitar pukul 21.00, sopir berhasil ditemukan dan kemudian dilakukan pemeriksaan terhadap mobil minibus yang dikendarai.

"Dari hasil pemeriksaan, ditemukan 7 (tujuh) koli rokok jenis SKM dengan merk MAXX one BOLD dan L.4. International BOLD tanpa dilekati pita cukai, yang dibungkus dengan potongan scrap kain," paparnya.

Dia memperkirakan nilai barang rokok ilegal sebesar Rp191.520.000. dengan potensi penerimaan negara sebesar Rp129.840.480.

Seluruh rokok ilegal, mobil minibus, sopir dan kernet dibawa ke Kantor Bea dan Cukai Kudus untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. (Rad)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved