Berita Banyumas

Polisi Tangkap 83 Pelaku Curanmor dalam Operasi Sikat Jaran Candi 2022 di Banyumas Raya

 Jajaran kepolisian Ex Polwil Banyumas Raya menggelar konferensi pers Operasi Sikat Jaran Candi 2022 di Rumah Joglo, Polresta Banyumas

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: muslimah
TribunJateng.com/Permata Putra Sejati
Jajaran Kapolres dari Ex Polwil Banyumas Raya (Banyumas, Cilacap, Purbalingga, Banjarnegara) saat menggelar konferensi pers Operasi Sikat Jaran Candi 2022 di Rumah Joglo, Polresta Banyumas, Senin (26/9/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO - Jajaran kepolisian Ex Polwil Banyumas Raya menggelar konferensi pers Operasi Sikat Jaran Candi 2022 di Rumah Joglo, Polresta Banyumas, Senin (26/9/2022). 

Dalam konferensi pers tersebut diungkapkan kejahatan pencurian sepeda motor (Curanmor) yang terjadi di empat kabupaten, yaitu Banyumas, Cilacap, Purbalingga dan Banjarnegara.

Hasil ungkap kepolisan jumlah total kasus dari 4 wilayah adalah sebanyak 90 kasus dengan 83 orang tersangka dan 5 masih dibawah umur.

Barang bukti yang diamanakan dari 4 kabupaten totalnya ada 65 unit kendaraan sepeda motor.

Baca juga: Update Terkini Kondisi Korban Ledakan di Sukoharjo dan Dugaan Sementara Atas Barang Bukti

Baca juga: Ferdy Sambo Akan Dipindahkan ke Rutan Mako Brimob, Ini Alasannya

Adapun secara lebih detail Polresta Banyumas mengungkap 42 kasus dengan 31 orang tersangka dan barang bukti 39 sepeda motor.

Kemudian Polres Purbalingga menangani 9 kasus curanmor dengan 9 orang tersangka dan barang bukti 5 sepeda motor.

Selanjutnya Polres Cilacap menangani sebanyak 29 kasus curanmor dengan 32 tersangka dan barang bukti 15 sepeda motor.

Sementara itu untuk Polres Banjarnegara telah menangani 10 kasus curanmor dengan 11 tersangka dan 6 sepeda motor.

"Modusnya adalah menggunakan kunci T dan membawa sepeda motor. 

Selain itu memanfaatkan kelengahan misal kunci tertinggal di motor," ujar Kapolresta Banyumas, Kombes Edy Suranta Sitepu kepada Tribunbanyumas.com. 

Di wilayah Banjarnegara dan Cilacap kasus pencurian sepeda motor ditemukan ada pelaku yang membawa golok. 

"Kalau golok di Cilacap itu digunakan oleh pelaku curanmor untuk mencongkel contohnya pintu rumah," imbuhnya.

Sementara di Banjarnegara golok sendiri tidak untuk mengancam melainkan hanya digunakan untuk pegangan si pelaku.

Kapolresta berpesan supaya gunakan kunci ganda, karena dengan seperti itu akan menghambat aksi curanmor

Kapolresta mengatakan apabila mengalami kejadian pencurian kendaraan para korban agar segera melapor. 

Karena kecepatan dalam melapor akan dapat mempercepat pula mengungkap pelaku.

"Silahkan para korban dapat mengambil kendaraan masing-masing dengan membawa bukti kepemilikan," katanya.(jti) 

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved