Berita Purbalingga

Ini Kata Mereka, Pandangan Fraksi DPRD Purbalingga, Soroti Proyeksi Pemkab Terhadap PAD Tahun 2023

Pendapatan 2023 Kabupaten Purbalingga diproyeksikan sebesar Rp 1,98 triliun atau lebih rendah Rp 36,34 miliar dibandingkan APBD Murni Tahun 2022.  

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: deni setiawan
PEMKAB PURBALINGGA
Suasana rapat Paripurna DPRD Kabupaten Purbalingga beragendakan pandangan umum fraksi terhadap Raperda APBD Tahun Anggaran 2023, Kamis (29/9/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, PURBALINGGA - Proyeksi Pendapatan Daerah Kabupaten Purbalingga Tahun Anggaran 2023 mendapat sorotan sejumlah fraksi DPRD Kabupaten Purbalingga

Hal itu mengemuka dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Purbalingga yang mengagendakan pandangan umum fraksi terhadap Raperda APBD Tahun Anggaran 2023, Kamis (29/9/2022). 

Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD HR Bambang Irawan dan dihadiri Wakil Bupati H Sudono, serta dua Wakil Ketua DPRD Hj Tenny Juliawati dan H Adi Yuwono. 

Baca juga: Pembuatan Motor Listrik Purbalingga Dimulai, Tahap Pengerjaan Libatkan 25 Orang

Baca juga: Rumah Warga Rembang Purbalingga Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik

Bupati pada rapat paripurna, Rabu (28/9/2022) secara keseluruhan telah menyampaikan pendapatan 2023 yang diproyeksikan sebesar Rp 1,98 triliun atau lebih rendah Rp 36,34 miliar dibandingkan APBD Murni Tahun 2022.  

Pendapatan tersebut bersumber dari PAD Rp 295,25 miliar, Pendapatan Transfer Rp 1,67 triliun, serta lain-lain pendapatan yang sah Rp 11,31 miliar. 

Tenny Juliawaty, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Purbalingga dalam penyampaiannya menyoroti soal peran Wakil Bupati, Sudono yang hanya sebagai pengganti Bupati saat acara seremonial.

Padahal Sudono yang juga merupakan kader unggulan Partai Golkar sangat diharapkan dalam percepatan infrastruktur di Purbalingga.

"Banyak proyek mangkrak, malfungsi, dan hanya fokus pada seremonial," ujarnya kepada Tribunjateng.com, Kamis (29/9/2022).

Dia juga menganggap Pemkab Purbalingga tidak punya komitmen pada janji kampanye.

Tidak punya kemampuan managemen yang baik dan meminta agar bersikap proaktif dalam pembuatan RAPBN yang lebih konkret.

Sementara itu, Fraksi PDI Perjuangan melalui juru bicaranya, Tongat mengapresiasi pemerintah daerah dalam mengupayakan peningkatan PAD Tahun 2023.

Baca juga: 284 Orang Mendaftar Jadi Panwascam di Purbalingga, Lanjut Seleksi Administrasi

Pihaknya meminta agar Pemkab Purbalingga melakukan intensifikasi dan ekstensifikasi potensi PAD.

Selain itu pembaharuan data potensi PAD sesuai kondisi riil dan peningkatan kualitas SDM pengelola PAD. 

Upaya tersebut agar dilakukan secara terprogram dan terarah memperhatikan upaya antisipasi guna menghindari adanya kebocoran dalam pelaksanaannya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved