Berita Kriminal

Kronologi Raibnya Tabungan Rp 332,9 Juta di Bank Setelah Ditelpon Orang Tak Dikenal

Kronologi hilangnya uang tabungan sebesar Rp 322,9 juta milik nasabah Bank Pelat Merah diungkapkan korban.

Editor: rival al manaf
tribunjatim.com/Sofyan Arif Candra
Nasabah Bank Pelat Merah di Madiun, Hari Wahyudi Kehilangan Uang Rp 322,9 Juta di Rekeningnya dalam waktu 70 menit saja. 

TRIBUNJATENG.COM, MADIUN - Kronologi hilangnya uang tabungan sebesar Rp 322,9 juta milik nasabah Bank Pelat Merah diungkapkan korban.

Korban adalah Hari Wahyudi (51) warga Desa Purworejo, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun Jawa Timur.

Tabungan sebesar itu di bank ludes dalam waktu sehari yaitu pada Kamis, 1 September 2022.

Baca juga: Penjelasan BNI Soal Viral Honorer Dapat Suntikan Dana Rp 14 T saat Mengurus BSU BBM

Baca juga: SBY Diminta Turun Gunung Imbau Lukas Enembe Hormati Hukum dan KPK

Baca juga: Kebakaran Maut di Lamongan, Ibu dan Anak Ditemukan Terbakar, Ini Dugaan Mereka Tak Bisa Keluar

Baca juga: Cerita Pelajar Kejar Rombongan Presiden hingga Jatuh dan HP Rusak, Semringah Dapat Ganti dari Jokowi

Hari menceritakan, sebelum uang tabungannya raib, ia dihubungi oleh orang yang tidak dikenal melalui telepon seluler.

Orang tersebut mengaku bernama Dedy dan menanyakan keberadaan Hari.

Karena merasa tidak kenal, Hari menyudahi perbincangan tersebut.

Namun beberapa menit kemudian dia curiga karena adanya SMS masuk dari aplikasi ada sejumlah transaksi yang mencurigakan. 

Di sela-sela SMS tersebut masuk, nomor tersebut menelpon kembali hingga total tiga kali menelepon.

"Dalam rentang waktu itu, sudah terjadi 6 kali transaksi berhasil dengan jumlah kerugian Rp 222,9 juta.

Itu waktunya 52 menit saja dan disisakan saldo Rp 3,2 juta," kata Hari, Senin (26/9/2022) . 

Saat itu ia sudah tidak bisa menggunakan aplikasi Bank Pelat Merah miliknya.

Atas kejadian tersebut, Hari Wahyudi langsung bergegas menuju kantor Bank Pelat Merah KCP Sudirman Kota Madiun untuk melakukan upaya pemblokiran Rekening Bank Pelat Merah miliknya tersebut. 

"Saat perjalanan itu ada rekan yang mengirimkan uang pembayaran sebesar Rp 100 juta," ucapnya.

Begitu sampai di Bank Pelat Merah Madiun ia menceritakan kronologinya hingga uangnya tersedot.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved